Terkini.id, Makassar – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik mengatakan pihaknya bakal memberi sanksi bagi kepala sekolah yang melanggar protokol kesehatan saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas berlangsung.
Sanksinya akan menyesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan.
“Risikonya tentu di kepala sekolah karena sudah dibentuk Satgas Covid-19 di sekolah. Jadi kepala sekolah yang bertanggung jawab atas pengawasannya,” kata Amalia, Jumat, 8 Oktober 2021.
“Akan kita lihat kasusnya dulu, apakah berat, sedang, atau ringan. Kalau ringan, kita kasih peringatan dulu,” sambungnya kemudian.
Di sisi lain, Lia, sapaannya, menilai simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang berjalan saat ini berjalan normal.
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Pendaftaran SPMB Makassar 2026 Dimulai 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun
- Disdik Makassar Ingatkan Sekolah Segera Update Data Dapodik untuk SPMB 2026
- Disdik Makassar Siapkan TK Negeri di Seluruh Kecamatan
- SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal Lengkapnya
“Semua berjalan sesuai jadwal, semangat anak-anak juga luar biasa,” kata Lia.
Lia memastikan akan ada sekolah lain yang menyusul menggelar PTM terbatas usai evaluasi dilakukan. Sekolah yang akan menyusul itu dipastikan berstatus layak berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Disdik.
“Ada, cuman saya belum tahu berapa banyak. Kita harapkan semua sekolah hasil vervalnya dari Daftar Periksa Sekolah layak sehingga bisa kita usulkan untuk PTM terbatas,” pungkas Lia.
Sementara, Kepala UPT SPF SMP Negeri 30 Makassar, Hijriah Enang memastikan akan terus mengawal pelaksanaan simulasi PTM terbatas. Dia membeberkan, pelaksanaan PTM di sekolahnya berjalan dengan baik.
Pembelajaran berlangsung layaknya situasi normal, meski dengan sejumlah pembatasan. “Tapi memang kita harus perhatikan prokesnya. Karena mengubah kebiasaan lama itu perlu kesabaran,” ucapnya.
Seluruh siswa yang menjalani tes antigen, tidak satupun yang memperoleh hasil positif. Dia berharap tak ada hambatan apapun selama simulasi berjalan hingga akhirnya PTM benar-benar bisa terlaksana di seluruh sekolah yang ada.
“Kita tidak berpikir takut sanksi karena melanggar, tapi kita ingin PTM berhasil. Kalau kita gagal, tidak jadi PTM Kota Makassar,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
