BNPB Apresiasi Program Tanggap Bencana AMCF di Sulbar

Terkini.id, Mamuju – Direktur Kesiapsiagaan BNPB Dra Enny Supartini, M M dan Koordinator Relawan Tanggap Bencana Gempa Sulawesi Barat Prof Kartini bersama rombongan berkunjung ke posko terpadu AMCF Kampung Talibu, Kelurahan Mamunyu, Kecematan Mamuju Kabupaten Mamuju, pada Ahad lalu, 24 Januari 2021.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari keaktifan relawan AMCF mengikuti briefing desk relawan yang juga dihadiri perwakilan NGO dari 27 organisasi kemanusiaan yang ada. Koordinator relawan tanggap bencana Sulbar, Prof Kartini menjelaskan melalui desk relawan, para organisasi atau NGO dapat saling berkolaborasi dengan pos komando (posko) sehingga penanganan darurat di lapangan dapat berlangsung terpadu dan efektif. 

Hal senada juga disampaikan oleh koordinator lapangan AMCF, Khaeruddin. “Rapat desk relawan dilakukan agar segala apa yang sudah dilakukan dan yang akan dilakukan dapat diketahui oleh tim BNPB agar diperoleh solusi efektif dalam penanggulangan bencana di Sulbar,” terangnya. 

Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, 8 Kecamatan di Garut Terendam Banjir

Dalam kunjungan ke Posko AMCF, Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pusat, sangat mengapresiasi Posko Mandiri AMCF setelah berkeliling ke tenda-tenda Huntara dan melihat semua infrastruktur dan fasilitas kebencanaan yang dimiliki AMCF serta tak kalah pentingnya adalah pelayanan yang diberikan kepada ratusan penyintas yang diorganisir secara profesional, humanis tanpa melihat suku, golongan dan agama.

Enny Supartini mengajak organisasi relawan atau NGO lainnya, khususnya AMCF untuk bersinergi dalam penanganan darurat bencana gempa Sulawesi Barat (Sulbar) magnitudo 6,2. Antara AMCF dan BNPB bukan kali ini saja bersama dalam penanggulangan bencana di Indonesia namun sejak tahun 2016 awal pendirian program pusat dan kapal kemanusiaan AMCF, kedua lembaga ini telah saling bersinergi dan berkolaborasi dari tingkat pusat sampai daerah.

Baca Juga: Daftar 14 Kecamatan di Jakarta yang Terdampak Banjir per 16...

Dr Muhammad Ali Bakri, M Pd selaku Dewan Pembina AMCF yang ikut tergabung dalam relawan AMCF Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa relawan merupakan kekuatan sumber daya yang sangat vital dalam penanganan bencana. Relawan AMCF selama penanganan bencana di sulbar telah berusaha seoptimal mungkin mendampingi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, sebagaimana visi AMCF yaitu mencapai layanan optimal, dan solusi efektif bagi masyarakat dengan efesiensi maksimal.

“Saya berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara AMCF dan BNPB Pusat dan daerah dalam penanggulangan bencana di Indonesia tetap terjaga baik saat terjadi bencana Nasional maupun bencana daerah sebagaimana yang terjadi saat ini di sulbar maupun di kalsel,” harap Ali Bakri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/1).

Kolaborasi BNPB dan AMCF dalam Tanggap Bencana Gempa Sulbar

Sebagai informasi tambahan, sejak awal terjadi gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene (16/1), tim kemanusiaan AMCF Sulawesi Selatan telah membangun 100 tenda Huntara di tiga lokasi yaitu kampung Talibu, Kabupaten Mamuju, Dusun Kayuangin dan Lombang, Kabupaten Majene. Tenda huntara tersebut sudah dihuni oleh 149 Kepala Keluarga (KK) dan 639 jiwa. AMCF juga mendirikan dapur umum bagi ratusan penyintas, membangun mushollah darurat, pembangunan MCK, membagikan paket sembako, masker, terpal, selimut, tikar, peralatan mandi, serta memberikan layanan kesehatan dan pendidikan yang bermanfaat bagi warga yang menempati tenda huntara di pengungsian.

Bagikan