Terkini.id, Jakarta – Dugaan 198 pondok pesantren terafiliasi dengan jaringan terorisme oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dikomentari oleh Jusuf Kalla (JK).
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu menantang BNPT untuk membuktikan klaim tersebut. Sehingga tidak menjadi polemik yang berujung fitnah.
“Ya tentu kalau memang ada buktinya silakan ambil tindakan,” ujar JK, Senin 31 Januari 2022.
Menurutnya kalau memang ada pesantren tersebut terindikasi terpapar bibit terorisme maka perlu dipanggil satu-satu untuk mengkonfirmasi tuduhan yang dialamatkan.
“Jangan kita mengeluarkan isu, kemudian pesantren menjadi seperti semuanya (berafiliasi dengan terorisme). Yang mana itu, terus panggil satu per satu,” ujar JK lebih lanjut.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
Data tersebut juga perlu untuk dibuka ke publik agar tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Sehingga jelas oleh masyarakat mana pesantren yang berbahaya.
Kalau datanya tidak terbuka, maka publik hanya akan menduga-duga yang mana pesantren dimaksud sehingga bisa menimbulkan penyeragaman semua pondok oleh masyarakat.
“Daripada diumumkan begitu saja tanpa jelas, kan orang pesantren jadi resah. Jadi sekalian dibuka saja, tapi harus hati-hati nanti ada protes pula,” beber JK dilansir dari detik.com.
Sebelum ini santer diberitakan setelah Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengungkap kajiannya bahwa terdapat beberapa pesantren di tanah air yang terafiliasi dengan terorisme.
“Kami menghimpun beberapa pondok pesantren yang kami duga terafiliasi dan tentunya ini merupakan bagian upaya-upaya dengan konteks intel pencegahan yang kami laksanakan di lapangan,” ucap Boy saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pada Selasa 25 Januari 2022 yang lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
