Terkini.id, Jakarta – Gerakan terorisme disebut tengah berupaya menguasai sumber daya negara di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun saat ini tengah berupaya menangani gerakan tersebut.
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 25 Januari 2022 menjelaskan, salah satu yang disusupi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Kemudian serangan teror terhadap simbol-simbol negara pemanfaatan platform medsos baru dan ancaman infiltrasi jaringan teror ke institusi pemerintah,” ungkap dia dikutip dari VIVAnews.
Menurut Boy, kelompok terorisme ini berupaya bisa mendapatkan pengaruh ke pegawai di BUMN untuk mendapatkan dukungan. Kelompok terorisme ini mengincar sumber daya yang dimiliki oleh negara.
- BNPT Ungkap Perempuan Todong Pistol ke Paspampres Simpatisan HTI
- BNPT Klaim 33 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Radikalisme, Jhon Sitorus: Tujuan Mereka Ganti Pancasila
- Penemuan Senjata di Rumah Djie Kian Han, Rahma Sarita Minta BNPT Tidak Berstandar Ganda
- Transfer Liar Donasi ACT Dilaporkan PPATK ke Densus 88 dan BNPT, Denny Siregar: Mampus! Bisa Habis Mereka
- Netizen Miris dengan Atlit Badminton Mohammad Ahsan Ngaji Bareng Syafiq Riza: Dia Dicap BNPT Sebagai Wahabi dan Radikal
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan, bahwa saat ini ancaman kelompok terorisme telah menyusup ke institusi pemerintah. Salah satu yang disusupi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Karena strategi mereka juga sepertinya ingin mencoba mendapatkan dukungan dari unsur-unsur yang bekerja di sektor pemerintahan termasuk di Badan Usaha Milik Negara yang bisa saja mereka ingin memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh negara,” jelasnya.
Karena itu, BNPT berupaya mencegah penyusupan kelompok terorisme di institusi pemerintah ini melalui penguatan jiwa
“Oleh karena itu upaya upaya pencegahan jiwa kita laksanakan bersama kepada mereka-mereka yang berada disektor pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara,” pungkas Boy.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
