Terkini.id, Jakarta – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dikabarkan masih kurang untuk membangun tanggul untuk kawasan pesisir Ibu Kota.
Oleh karena itu, DPRD DKI Jakarta meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mencari dana tambahan untuk menutupi kekurangan dana yang ada.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah bahwa penambahan anggaran tersebut bertujuan untuk mempercepat penyelesaian kewajiban Pemprov DKI Jakarta membangun 19 kilometer tanggul.
“Menurut saya ini pasti bisa kalau Pak Gubernurnya mau (mencari dana tambahan). Niat pak gubernur melihat anggaran dan keuangan kita memamg sangat sulit lah. Kita mengandalkan anggaran lewat APBD,” kata Ida, Selasa 7 Desember 2021
Ida pun menerangkan, jika pencarian dana dapat dilakukan dengan menggunakan skema seperti corporate social responsibility (CSR), kewajiban Koefisien Luas Bangunan (KLB), dan lainnya.
- Anies Baswedan Angkat Bicara Terkait Polemik JIS
- Perayaan Malam Tahun Baru di DKI Jakarta Hasilkan 74 Ton Sampah
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
- Jubir PKB Dira Martamin Sebut Anies Baswedan Terkena Sindrom Thanos: Yang Paling Hebat!
- Kerap Sudutkan Anies, Politisi NasDem ke Ruhut: Lebih Baik Narasinya Seputar Gagasan
“Jadi, solusinya untuk pembangunan tanggul ini biar tetap berjalan bisa lewat dana KLB atau CSR yang ada. Itu saran dari komisi D,” tutur Ida.
Lebih lanjut, Ida membeberkan bahwa sebelumnya Pemprov DKI telah mengajukan anggaran sebesar Rp104,9 miliar dalam APBD DKI tahun 2022 untuk membangun tanggul laut di pesisir Jakarta.
“Pembangunan tanggul pengaman pantai dan infrastruktur pengendali banjir pesisir pantai pada Dinas Sumber Daya Air sebesar Rp104.999.999.930,” beber Ida, dikutip dari Warta Ekonomi, Rabu 8 Desember 2021.
Meski anggaran yang diajukan sudah cukup besar, politisi PDIP itu mengaku jika alokasi anggaran tersebut belum mampu menutupi keseluruhan biaya yang dibutuhkan.
“Memang untuk tanggul ini pembangunan tanggul pengaman pantai anggarannya di tahun 2022 itu hanya Rp104 miliar. Ini kan memang sedikit. Pemda bisa mencari solusi non-APBD, dana KLB, CSR, ataukah kewajiban,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
