Bongkar Daftar Dokter Teroris, Netizen: Ideologi Sesat Tak Peduli Profesi

Bongkar Daftar Dokter Teroris, Netizen: Ideologi Sesat Tak Peduli Profesi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seorang warganet di media sosial mengunggah poster berisi sejumlah teroris yang berprofesi sebagai dokter. Unggahan netizen itu menanggapi peristiwa terduga teroris Dokter Sunardi yang tewas ditembak aparat Densus 88 beberapa hari lalu.

Adapun netizen yang mengunggah poster berisi daftar dokter teroris itu yakni pengguna Twitter _Lin_Apr1lia, seperti dilihat pada Sabtu 12 Maret 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menanggapi anggapan sejumlah pihak yang menyayangkan tindakan Densus 88 menembak mati terduga teroris yang berprofesi sebagai dokter atau pejuang kemanusiaan.

Menurutnya, dokter yang ditembak aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri itu memang terbukti merupakan seorang teroris.

“Yang ditembak itu dokter. Pejuang kemanusian” teriak nya.. Iya teroris yang berprofesi sebagai dokter,” cuit netizen _Lin_Apr1lia.

Baca Juga

Oleh karena itu, menurut sang netizen, ideologi sesat dalam pemahaman agama bisa menjadikan seseorang sebagai teroris tak peduli apapun ptofesinya termasuk dokter.

Ideologi sesat dalam pemahaman agama menjadikan seorang teroris, tidak peduli profesi orang tersebut,” ujar sang netizen.

Bongkar Daftar Dokter Teroris, Netizen: Ideologi Sesat Tak Peduli Profesi

Dilihat dari isi poster itu, tampak sejumlah daftar nama-nama teroris yang berprofesi sebagai tenaga medis alias dokter.

Pada urutan pertama dalam daftar itu, tertera nama Dokter Azhari yang ditangkap pada 2005 terkait aksi terorisme Bom Bali.

“Dokter Azhari. Ditangkap 2005 di Kelurahan Songgokerto, Batu Malang, Jawa Timur, adalah otak di belakang Bom Bali 2002 dan Bom Bali 2005,” demikian tertulis dalam isi poster itu.

Sementara nama lainnya, tampak teroris Dokter Syarif Usman yang pernah ditangkap aparat lantaran terlibat pendanaan teroris di Aceh Besar.

“Dokter Syarif Usman. Ditangkap 2010 di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan karena terlibat pendanaan teroris di pegunungan Jantho, Aceh Besar,” tulisnya lagi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.