Boni Hargens: Rizieq Bisa Jadi Capres, Jika Presidential Threshold Nol Persen

Boni Hargens: Rizieq Bisa Jadi Capres, Jika Presidential Threshold Nol Persen

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Analis politik, Boni Hargens menanggapi wacana Presidential Threshold atau ambang batas calon presiden sebesar nol persen. Menurutnya, jika hal itu terwujud maka Habib Rizieq Shihab bisa jadi Capres.

Menurut Boni Hargens, ada konsekuensi jika Rizieq Shihan jadi capres lantaran presidential threshold jadi nol persen.

Adapun konsekuensi itu, kata Boni, nantinya mantan pentolan FPI itu akan mengusung politik identitas dan proganda berbalut agama.

Ia pun mengaku tak mau pertarungan Pilpres nantinya diwarnai dengan wacana ideologis agama dan identitas seperti itu.

Secara teori, menurut Boni, presidential threshold nol persen sebenarnya lebih demokratis dibanding dengan ambang batas 20 persen yang saat ini berlaku.

Baca Juga

Presidential threshold nol persen itu otomatis membuat warga punya banyak pilihan calon presiden.

Akan tetapi, lanjut Boni Hargens, kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini bukan cuma demokratis saja.

Boni berpendapat, tantangan bangsa Indonesia salah satunya adalah soal potensi pergolakan terkait ideologis.

Oleh karena itu, ia mengaku khawatir jika Rizieq menjadi capres lantaran ambang batas dihapuskan maka Indonesia akan mengalami pergolakan.

“Kalau nol persen (presidential threshold), nanti Habib Rizieq bisa jadi capres dari kelompok tertentu dan berpotensi memunculkan pergolakan politik,” ujar Boni Hargens, dikutip dari Hops, Jumat 17 Desember 2021.

Guna menghindari risiko tersebut, maka Boni Hargens menegaskan mendukung ambang batas capres tetap 20 persen saja.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.