Terkini.id, Gowa – KKN tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 104 merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam upaya mengedukasi masyarakat terkait dengan penanganan dan pencegahan Covid-19.
Mahasiswa Unhas yang mengikuti KKN tersebut ditempatkan sesuai dengan domisili masing-masing.
Gowa 4 merupakan salah satu Grup KKN yang terdiri dari 19 mahasiswa dengan mempunyai program kerja yang berbeda-beda tapi satu tujuan terkait dengan penanganan Covid-19.
Indrawansyah F.A selaku peserta KKN Unhas Gowa 4 mengatakan, kesehatan sangatlah berarti dalam kehidupan tentunya program kerja ini cukup memberikan peranan dalam mengedukasi masyarakat untuk mematuhi Protokol kesehatan.
“Salah satu bentuk pengabdian yang saya lakukan di desa saya, Desa Bontomanai Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa yaitu pemasangan poster tentang protokol kesehatan dan pembagian masker kepada masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk edukasi untuk minimalisir penyebaran Covid-19,” ujarnya.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Kegiatan tersebut, kata Indrawansyah, berlangsung selama 3 pekan yang dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan pelaporan.
“Pada tanggal 27 juli 2020 dilakukan pemasangan poster di beberapa tempat umum seperti masjid, sekolah dan pasar, sedangkan pembagian masker kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 29 juli 2020,” jelasnya.
Sementara itu, Dosen Penganpu KKN Gowa 4, M. Zulfan Hakim, S.H.,MH dalam seminar awal program kerja tersebut mengaku mendukung program yang dijalankan mahasiswa.
“Saya sangat mendukung program kerja ini tapi dengan catatan tetap memperhatikan situasi dan kondisi di tempat masing-masing jangan sampai kita sebagai mahasiswa justru menyusahkan dan menakut-nakuti masyarakat apalagi di tengah tengah pandemi seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga sangat didukung pemerintah setempat karena dinilai bisa mengedukasi masyrakat untuk tetap siaga dalam beraktifitas ketika berada di luar rumah.
“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, tentunya harapan saya ke depannya semoga kita semua bisa mengatasi permasalahan yang dihadapi sekarang yaitu Covid-19. Mungkin kegiatan ini bisa terus di follow up agar kampung kita tercinta terbebas dari penularan Covid-19,” ungkap Kepala Desa Bontomanai, Moh.Idrus S.Pd.I.
“Harapan saya nantinya semoga dengan adanya kegitan ini bisa mengedukasi dan menyadarkan masyarakat untuk tetap siaga dalam mematuhi protokol kesehatan yang ada kerena sehat itu bukan suatu kemewahan, sehat itu murah tetapi menjadi mahal ketika sehat itu merubah menjadi sakit,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
