Breaking News: Buruh PT Lonsum Mogok Kerja

Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali mogok kerja menuntut bonus dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu 3 bulan gaji.

Terkini.id,Makassar – Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali mogok kerja menuntut bonus dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu 3 bulan gaji.

Salah seorang pekerja yang dimintai keterangan, Bambang mengaku hari ini karyawan PT Lonsum melakukan aksi mogok kerja, tetapi di lokasi masing – masing. Para pekerja PT Lonsum Palangisang Bulukumba mogok akibat pemberian bonus tidak layak dari 3 bulan gaji menjadi 0,75 bulan.

Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali mogok kerja menuntut bonus dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu 3 bulan gaji.

Menurutnya aksi mogok tetap berlanjut hingga ada kepastian dari menejemen PT Lonsum.

“Tuntutan kami terkait bonus yang seharusnya dibayarkan Rp8.025.300 namun yang dibayarkan hanya Rp2.008.875. Mogok dilakukan mulai hari ini sampai tuntutan karyawan diterima,” tegasnya kepada TERKINI.ID, Senin 15 Juli 2019.

Seribuan karyawan baik pabrik dan kebun PT London Sumatera (Lonsum) di Bulukumba, perusahaan perkebunan bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet, kembali mogok kerja menuntut bonus dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu 3 bulan gaji.

Hingga berita ini diturunkan, para pekerja yang melakukan aksi mogok sudah ditemui oleh pihak perusahaam. Para pekerja ditemui langsung oleh Manager Pcrf Juniar Sobri. Menurutnya bahwa perusahaan saat ini mengalami kerugian.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Video Viral, Istri Tua Hancurkan Rumah Istri Muda di Sumut Pakai Ekskavator

Salip Indonesia, Kini Filipina Tertinggi Kasus Kasus COVID-19 di Asia Tenggara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar