Masuk

Breaking News: KH Yahya Cholil Staquf Resmi Jadi Ketua Umum PBNU 2021-2026

Komentar

Terkini.id, Jakarta – KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, telah resmi menjadi Ketua Umum PBNU terpilih dalam Muktamar NU Ke-34 yang digelar di Lampung.

Dari jumlah 548 suara yang masuk, Gus Yahya mengantongi 337 suara sedangkan KH Said Aqil Siradj mengantongi 210 suara, serta 1 suara batal.

Hal tersebut diketahui dari perhitungan suara pada Sidang Pleno V yang disiarkan langsung melalui YouTube TVNU pada Jumat, 24 Desember 2021.

Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Ketua Umum PBNU (tangkapan layar)
Baca Juga: Dianggap Fitnah Gus Yahya, Faizal Assegaf Dilaporkan ke Bareskrim

Diketahui, Gus Yahya merupakan anak dari pesohor NU yang dihormati yakni KH Cholil Bisri. Bersama Gus Dur, Ayah dari Gus Yahya sukses mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menjadi sosok yang lahir dari pesantren, Gus Yahya pun mengasuh pondok pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang.

Bermula dari Pesantren Raudlatul Thalibin Rembang, Gus Yahya kemudian  melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren KH Ali Maksum di Krapyak, Yogyakarta. Saat itu, ia juga menempuh pendidikannya di Fisipol Universitas Gajah Mada.

Baca Juga: Himbau Politisi dan Partai Politik Tak Gunakan Politik Identitas, Gus Yahya: Jangan Sampai Memperalat Identitas Sebagai Senjata

Selain itu, mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2014-2019 tersebut kerap aktif menjadi pembicara internasional.

Seperti pada Juni 2018, Gus Yahya menjadi pembicara dalam forum American Jewish Committee (AJC) di Israel menyuarakan menyerukan konsep rahmat, sebagai solusi bagi konflik dunia, termasuk konflik yang disebabkan agama.

Salah satu alasan Gus Yahya maju sebagai Ketua Umum PBNU sendiri ialah untuk menghidupkan kembali idealisme, visi, dan cita-cita KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Menurut Gus Yahya, warisan Gus Dur itu masih relevan sampai sekarang, bahkan dikatakan tetap demikian sampai puluhan tahun mendatang. Dia bilang Gus Dur telah tiada namun ‘kegusduran’ masih dibutuhkan.

Baca Juga: Gus Yahya Tegaskan Tak Pecat Mardani Maming Meski Terlibat Kasus Korupsi: Dia Tidak Diberhentikan Lho Ya

“Alasan mencalonkan sebagai ketua umum PBNU merupakan momentum sangat tepat untuk menghadirkan kembali Gus Dur,” kata Gus Yahya usai bedah buku Menghidupan Gus Dur (Catatan Kenangan KH Yahya Cholil Staquf) di Jakarta, Minggu 19 Desember lalu.

Selamat untuk Gus Yahya atas amanah baru yang diemban!