Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria didatangi anggota Banser lantaran perbuatannya melontarkan fitnah terhadap Ketua Umum PBNU terpilih Gus Yahya dan Menteri Agama Gus Yaqut, viral di media sosial.
Video pelaku didatangi Banser dan akhirnya minta maaf atas perbuatannya fitnah Gus Yahya itu viral usai diunggah pengguna Twitter B1G_K4y_R3born, seperti dilihat pada Senin 27 Desember 2021.
Dilihat dari narasi video unggahan netizen itu, tampak tertera informasi bahwa pelaku pemfitnah Gus Yahya itu bernama Hamdih.
Usai melontarkan fitnah terhadap Gus Yahya, warga Desa Pondok Pinang itu pun lantas didatangi sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU.
“Hamdih pemfitnah Gus Yahya didatangi Banser dan perangkat Desa Pondok Pinang,” demikian tertulis narasi dalam video itu.
- Ketua Umum PBNU Gus Yahya Nilai Polri Berhasil Jaga Ketentraman Jelang Pemilu 2024
- Dianggap Fitnah Gus Yahya, Faizal Assegaf Dilaporkan ke Bareskrim
- Himbau Politisi dan Partai Politik Tak Gunakan Politik Identitas, Gus Yahya: Jangan Sampai Memperalat Identitas Sebagai Senjata
- Gus Yahya Tegaskan Tak Pecat Mardani Maming Meski Terlibat Kasus Korupsi: Dia Tidak Diberhentikan Lho Ya
- Soal Mardani Maming, Kiai Pesantren: Rusak Reputasi NU Sebagai Ormas Pendukung NKRI
Menurut informasi video, pelaku telah melontarkan fitnah terhadap Gus Yahya lewat aplikasi perpesanan WhatsApp.
“Fitnah dan sebaran via WhatsApp konten ujaran kebencian dan hinaan bisa masuk pasal UU ITE,” tulisnya.
Narasi dalam video itupun menyebut bahwa pelaku akhirnya minta maaf atas perbuatannya itu setelah mengetahui ancaman hukuman yang menantinya karena melanggar pasal dalam UU ITE.
“Ngeper pas tahu ancaman hukumannya akhirnya minta maaf. Yang difitnah orang ini KH Yahya Staquf, Gus Yaqut,” ungkapnya.
Dalam video itu, terlihat pelaku berusia 44 tahun tersebut meminta maaf kepada Ketua Umum PBNU yang baru saja terpilih menggantikan KH Said Aqil yakni Gus Yahya.
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama Hamdih, usai 44 tahun. Bersamaan dengan surat ini saya menyatakan permintaan maaf kepada Ketua Unum PBNU yang terpilih 2021 yaitu Bapak Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya,” ujar pelaku.
Tak hanya Gus Yahya, di hadapan sejumlah anggota Banser setempat pelaku juga minta maaf kepada Menteri Agama (Menag) Gus Yaqut yang juga telah ia fitnah lewat media sosial.
“Kemudian kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saya minta maaf atas perilaku saya di sosial media atas pernyataan saya yang merusak citra nama kedua tokoh dari NU ini,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
