Brimob Batalyon A Pelopor Siapkan Ruang Belajar Daring untuk Siswa Kurang Mampu

Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berinovasi melaksanakan program “Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN)". Program yang dicetuskan oleh Dankorbrimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko

Terkini.id, Makassar – Pandemi Covid-19 yang belum berakhir membuat sekolah menerapkan sistem belajar dari rumah atau daring.

Masalahnya, ada juga anak-anak yang belum memiliki fasilitas gawai dan tidak mampu membeli paket data internet. Karena kondisi ekonomi.

Sebagai bentuk pengabdian Brimob untuk anak Indonesia, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel berinovasi melaksanakan program “Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN)”. Program yang dicetuskan oleh Dankorbrimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko.

Dengan memanfaatkan garasi kendaraan dinas Batalyon A Pelopor, anggota Brimob mengubah garasi menjadi ruang belajar dalam jaringan (Daring).

Danyon A Pelopor AKBP Darminto mengatakan, program ini sebagai bentuk pengabdian dan bhakti Brimob kepada masyarakat. Dan dukungan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab bersama.

Menarik untuk Anda:

“Untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Darminto, Rabu 19 Agustus 2020.

Darminto menjelaskan dengan adanya ruang pembelajaran yang berupa program BRAIN, diharapkan para pelajar yang ada di sekitar Mako Satbrimob Polda Sulsel tidak lagi menghadapi berbagai kendala dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah.

“Melalui program inovasi BRAIN dan bhakti brimob untuk masyarakat, diharapkan dapat membantu anak-anak dan para orang tua yang kesulitan dalam menyediakan fasilitas seperti jaringan internet, smartphone dan laptop untuk menjalani proses pembelajaran secara online,” kata Darminto.

Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan, perlu gerakan bersama selama Pandemi Covid-19.

Pandemi berdampak besar terhadap segala aspek kehidupan. Diantaranya aspek perekonomian, dan pendidikan.

Satuan Brimob Polda Sulsel ikut bertanggungjawab untuk mencerdaskan anak bangsa dengan memanfaatkan sarana yang dimiliki.

Untuk membantu anak-anak yang orang tuanya kurang mampu untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan sistem daring di Mako Batalyon.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Petugas Dishub: Hanya Orang Sakit yang Pakai Masker

Umrah di Masa Pandemi Covid19? AMPHURI: Siapkan Minimal Rp38 Juta

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar