Bukan Fitnah, Ustaz Suparman Yakin Densus 88 Bertindak Sesuai Bukti yang Akurat

Bukan Fitnah, Ustaz Suparman Yakin Densus 88 Bertindak Sesuai Bukti yang Akurat

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah sekaligus Anggota MUI Lampung, Ustaz Suparman Abdul Karim Hasan menyampaikan keyakinannya kepada Tim Densus 88.

Dalam video yang beredar, nampak Ustaz Suparman tengah memberikan ceramah kepada para jamaah-nya di sebuah masjid.

Awalnya, Suparman menyinggung soal penggrebekan yang dilakukan Tim Densus 88 kepada Yayasan Abdurrahman Bin Auf di Provinsi Lampung.

Penggrebekan dilakukan sebab adanya ratusan kotak amal yang diduga digunakan untuk mendanai kegiatan terorisme.

“Ada ratusan kotak amal yang katanya untuk kepentingan rumah tahfidz dan lain sebagainya, ternyata digunakan untuk mendanai kegiatan terorisme,” kata Suparman, dalam video yang dilihat Terkini.id, Sabtu 20 November 2021.

Bukan Fitnah, Ustaz Suparman Yakin Densus 88 Bertindak Sesuai Bukti yang Akurat
video Ustaz Suparman Abdul Karim yang viral di media sosial (Twitter)

Lebih lanjut, Suparman pun menyampaikan pandangannya terhadap kasus penangkapan terhadap tiga ulama yang dilakukan Tim Densus 88.

Suparman menghimbau kepada para jamaah-nya agar tidak mudah percaya pada berita yang simpang siur.

“Jadi sebetulnya saya ingin tegaskan, jangan terpengaruh dengan simpang siur informasi. Densus 88 itu fungsinya di penegakan hukum, penindakan. Jadi kalau Densus sudah melakukan penindakan berarti ada bukti yang mencukupi. Kita jangan berasumsi,” tutur Suparman.

Menurutnya, Densus 88 melakukan penangkapan sebab sudah ada bukti pendahuluan yang sifatnya akurat.

“Makanya, saya berbaik sangka, Densus 88 melakukan penangkapan karena memang sudah ada bukti pendahuluan, bukti itu akurat yang bisa dibuktikan di pengadilan bukan sesuatu yang mengada-ngada,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Suparman pun juga mengingatkan bahwa memerangi terorisme bukanlah tugas Tim Densus 88 melainkan tugas kewajiban umat Islam. Sebab, terorisme dilakukan dengan mengatasnamakan umat Islam.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.