Terkini.id, Jeneponto – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto meninjau langsung Desa Sapanang Kecamatan Binamu pasca dilanda banjir bandang kemarin, 22 Januari 2019.
Terlihat juga Dandim 1425 Ketkol Arh Sugiri, Kapolres AKBP Hery Susanto,Kajari dan ketua Pengadilan serta sejumlah personel TNI dan Polri.
Sesuai pantauan langsung terkini.id, 4 Dusun di Desa Sapanang yakni, Dusun Sapanang, Gandi, Sapiri dan Satriani hancur diterjang banjir bandang.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar mennyebutkan, banjir bandang mengakibatkan ratusan rumah warga hilang dan rumah rusak parah serta beberapa warga tewas dan hilang
“Menurut laporan Kepala Dusun Sapanang, ada 6 orang yang hilang, belum ditemukan dan 2 mayat ditemukan, ini khusus di dusun Sapanang,” kata Iksan Iskandar, Rabu 23 Januari 2019.
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
Menurutnya, di Dusun Sapanang dihuni 232 KK. “Di dusun Sapanang ini 7 rumah hanyut terbawa banjir, 180 rumah warga yang rusak parah,” jelas Iksan.
Sampai saat ini, korban di Dusun Sapiri, Gandi dan Sarroangin belum diketahui.
Sementara informasi korban pasca banjir bandang di Desa Jombe 2 orang ditemukan tewas terbawa banjir, serta di Kampung Uma Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Turatea dikabarkan 7 orang hilang.
Korban banjir bandang di dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu
Meninggal dunia :
Risa (75)
Rifal (25)
Hilang :
Hiji (45)
Dandi (22)
Haliman (60)
Jumali (65)
Nawir (25)
Tiar (45)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
