Jurnalis Galang Dana Buat Persijo, Bupati Jeneponto: Saya Kira Sudah Mati

Persijo
Jurnalis Jeneponto menggalang dana 'Koin Peduli Persijo'

Terkini id, Jeneponto – Prihatin dengan para pemain Persijo yang tidak diperhatikan oleh Pemerintah Jeneponto dan Pengurusnya berlaga di putaran ke 2 Liga 3 Sulsel di Kabupaten Pinrang, Jurnalis Jeneponto menggalang dana ‘Koin Peduli Persijo’.

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Jeneponto menggalang dana di Kantor Samsat, Bank Sulsekbar, dan Kantor DPRD Jeneponto.

Dalam aksi penggalangan dana Koin Peduli Persijo, para jurnalis berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp 1.250.000.

“Kita gelar aksi penggalangan dana ini karena prihatin dengan kondisi yang dialami oleh para pemain Persijo di Pinrang, mereka ditelantarkan oleh pengurus dan manejer Persijo,” kata Syamsuddin, Direktur media Cakrawala Info.

Hasil penggalangan dana itu pun langsung d transfer ke rekening salah seorang pemain Persijo.

Menanggapi kondisi pemain Persijo yang sangat memprihatikan, Anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi PAN, Awaluddin Sinring, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami tim Persijo di Kabupaten Pinrang.

“Seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan persepakbolaan di Jeneponto, jangan diabaikan para pemain yang bertanding di liga tiga dengan membawa nama daerah kita,” kata Awaluddin saat ditemui di kantor DPRD Jeneponto, Rabu, 2 Oktober 2019.

Wakil Ketua satu KONI Jeneponto itu menyesalkan sikap PSSI yang tak berkomunikasi dengan pengurus KONI sebelum para pemain kita berangkat ke Pinrang.

“Seharusnya PSSI atau pengurus Persijo aktif berkomunikasi dengan KONI, sehingga KONI Jeneponto bisa merespon dengan mengupayakan dana,” pungkasnya.

Sedangkan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, mengaku tidak mengetahui Persijo berangkat ke Pinrang untuk bertanding dan mengira Persijo sudah mati.

“Kita tidak tahu kalau Persijo berangkat ke Pinrang, saya kira Persijo sudah lama mati, tidak ada yang ,enyampaikan ke saya, andai saya tahu pasti saya antar langsung ke Pinrang, anak-anak kita saja yang bertanding di luar provinsi kita dampingi, apalagi ini hanya di daerah Sulawesi Selatan, tidak ada sama sekali yang menyampaikan,” ujar Iksan Iskandar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini