Bupati Sebut Salim Group Mau Investasi Sawit di Bulukumba, Aktivis: Kabar Buruk

Bupati Sebut Salim Group Mau Investasi Sawit di Bulukumba, Aktivis: Kabar Buruk

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Bulukumba – Kabar investasi sawit yang disampaikan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf ditanggapi negatif oleh aktivis agraria di daerah itu.

Untuk diketahui, Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta sebelumnya menyampaikan kabar gembira terkait investasi di sektor perkebunan dan pertanian di daerah tersebut.

Andi Utta menjelaskan, salah satu perusahaan ternama di Indonesia, Salim Group punya rencana untuk melakukan investasi kelapa sawit di daerah berjuluk Butta Panrita Lopi itu.

Hal itu disampaikan Andi Utta di hadapan para pejabat Pemkab Bulukumba saat memimpin rapat di Ruang Rapat Bupati, 18 Maret 2021.

Mengutip dari beritabulukumba.com, Andi Utta mengungkapkan bahwa rencana areal perkebunan tahap awal seluas 7 hektare.

Baca Juga

“Rencana tahap awal akan mencapai lima ribu hektar plasma dan dua ribu hektar support, Insya Allah bulan depan,” papar Andi Utta sapaan akrab Bupati berlatar belakang pengusaha ini, didampingi Wabup Andi Edy Manaf.

Selain memanfaatkan potensi lahan, Investasi Salim Group juga bakal membuka lapangan kerja baru.

“Ini akan membuka lapangan kerja yang besar dan meningkatkan kesejahteraan, sehingga warga Bulukumba tidak lagi harus merantau ke Malaysia atau Kalimantan,” harap Andi Utta.

Sebagai informasi, reformasi sektor pertanian dan perkebunan salah satu program unggulan pemerintahan Andi Utta dan Edy Manaf.

Menanggapi itu, aktivis Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Bulukumba, Rudi Tahas menyampaikan bahwa itu justru kabar buruk.

“Kabar buruk,” komentar Rudy Tahas di media sosial.

Sejauh ini, AGRA konsen melakukan advokasi terhadap sejumlah warga di Bulukumba yang berkonflik agrariadengan perusahaan perkebunan seperti PT Lonsum, khususnya terkait lahan.

Untuk diketahui, Lonsum yang mengelola perkebunan karet di Bulukumba merupakan salah satu anak perusahaan Salim Group.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.