Cabut Aturan PCR Transportasi Darat! Irwan: Jangan Terperangkap Bisnis PCR di Tengah Pandemi

Cabut Aturan PCR Transportasi Darat! Irwan: Jangan Terperangkap Bisnis PCR di Tengah Pandemi

Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat, Irwan meminta Surat Edaran terkait pelaku transprotasi darat dicabut. Sebab, menurut Irwan aturan tersebut membingungkan masyarakat.

Seperti yang diketahui, baru-baru ini pemerintah mengeluarkan Surat Edaran terkait aturan transportasi darat. Dalam Surat Edaran itu dijelaskan bahwa pelaku transportasi darat lebih dari 250 km wajib tes PCR atau antigen.

“Seiring rencana pemerintah menghapus tes PCR di Jawa-Bali dan cukup tes antigen, saya minta sebaiknya Surat Edaran Kemenhub ini dicabut saja. Hanya membingungkan masyarakat dan tidak efektif di lapangan,” kata Irwan, Senin 1 November 2021.

Selanjutnya, Irwan menuntut ketegasan pemerintah membatasi mobilitas warga saat libur akhir tahun. Irwan meminta pemerintah untuk tegas melarang mudik di akhir tahun.

“Jika semangatnya membatasi mobilitas masyarakat dalam rangka liburan Natal dan tahun baru lebih baik edaran larangan mudik dengan tegas dan itu lebih efektif membatasi masyarakat bepergian,” ungkap Irwan.

Aturan baru yang dikeluaran Kemenhub membuat Irwan merasa heran. Bagaimana tidak, diaturan tercantum masalah jarak. Hal ini yang membuat Irwan heran, terkait cara membedakan pengemudi yang berkendara lebih dari 250 km.

“Bagaimana cara membedakan masyarakat yang bepergian di atas dan kurang dari 250 km di lapangan. Apakah tidak menimbulkan kemacetan dan permasalahan transportasi darat lainnya?” kata Irwan.

Oleh karena itu, Irwan mewanti-wanti pemerintah agar tak terperangkap bisnis PCR di tengah pandemi. Pemerintah, kata Irwan, harus menghindari keuntungan dari masyarakat saat pandemi.

“Saya ingatkan! Pemerintah jangan sampai jadi marketing atau terjebak kongsi bisnis dengan perusahaan PCR di tengah pandemi yang membuat rakyat menderita dengan mengeluarkan regulasi yang menguntungkan para pengusaha PCR. Itu sangat zalim di tengah penderitaan mereka. Masih banyak cara membatasi mobilitas masyarakat tanpa harus mewajibkan penggunaan PCR,” imbuhnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.