Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) tidak lagi efektif sehingga mengajukan untuk mencopot kepala BPIP Yudian Wahyudi dari jabatannya.
Cak Imin mengaku bahwa dirinya siap menggantikan kepala BPIP Yudian Wahyudi jika memang nantinya benar-benar dicopot dari jabatnnya.
Cak Imin juga menilai bahwa saat ini ada api dalam sekam ditengah masyarakat Indonesia, hal ini dipicu lantaran adanya perbedaan padangan dalam berpolitik.
Perbedaan pandangan politik itu dinilai Cak Imin merupakan efek dari ketidak efektifan kerja BPIP yang tidak mampu merangkul masyarakat dalam kebinekaan.
“Kalau tidak efektif ya diganti saja. Menurut saya biasa saja. Saya kira Abe (Abdullah Syukri, Ketua Umum PMII) juag siaplah jadi ketua BPIP, kalau engga Abe, ya saya juga siap”, kata Cak Imin, dikutip dari laman Viva.co.id, Selasa 19 April 2022.
- IAS Ikut Pembekalan Bakal Calon Gubernur Sulsel di PKB, Terima Arahan Cak Imin
- Bertemu Cak Imin, Andi Kartini Ottong: Langkah Membangun Koalisi Partai Golkar dan PKB
- Cak Imin Beberkan Tiga Syarat untuk Mendapatkan Rekomendasi Usungan PKB di Pilkada 2024
- Didatangi Prabowo, Cak Imin Ngaku Ingin Bekerja Sama, Sinyal Gabung Pemerintah?
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
Cak Imin kemudian menyebutkan bahwa salah satu api dalam sekam yang ia maksud adalah pemukulan Ade Armando beberapa waktu lalu pada saat aksi nasional 114.
“Pemukulan Ade Armando bukan peristiwa personal. Ada beberapa api yang masih terpendam dalam bangsa ini. Ini harus dibuka dibicarakan sehingga tidak menyisakan apapun di kemudian hari”, sambungnya.
Selain itu, Cak Imin menyampaikan bahwa sejak awal kepala BPIP, Yudian, sejak awal telah melakukan blunder di awal dia menjabat sebagai kepala BPIP.
Hal ini lah yang dinilai Cak Imin sulit diterima oleh masyarakat Indonesia. Cak Imin kemudian mengakui bahwa Yudian adalah sahabatnya, namun pada saat pertama kali menjabat sudah salah omong.
“Terus terang Ketua BPIP sekarang sahabat saya, Pak Yudian. Begitu dilantik sudah salah omong. Sehingga banyak penolakan di kanan, banyak penolakan di kiri”, imbuhnya.
Dalam pidatonya di hadapan Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini, Cak Imin juga meminta agar PMII dapat diberikan ruang yang lebih luas untuk menjadi penengah agar menekan api dalam sekam. Dengan demikian, bangsa Indonesia tetap satu, kuat, kokoh dan maju.
“Kan Pembina BPIP ibu Megawati. Ya pak Wapres, kalau Bu Mega ditambah generasi muda kayak PMII ini insha Allah dialog terbuka antar kekuatan bangs aitu akan terjadi dan tidak terus api dalam sekam”, tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
