Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebut ide wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 hanya sebatas penyampaian usulan saja.
Menurut Cak Imin, apa yang disampaiikannya hanya sebagai usulan.
Ia menolak jika dianggap ngotot untuk menuda pelaksanaan Pemilu 2024.
“Nanti ditulis Cak Imin ngotot penundaan. Saya enggak ngotot. Saya hanya menyatakan usulan,” ujar Cak Imin sebagaimana dilansir dari Cnnindonesiacom. Selasa, 19 April 2022.
Meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak wacana penundaan tersebut, Cak Imin menilai yang penting ia telah berusaha.
- IAS Ikut Pembekalan Bakal Calon Gubernur Sulsel di PKB, Terima Arahan Cak Imin
- Bertemu Cak Imin, Andi Kartini Ottong: Langkah Membangun Koalisi Partai Golkar dan PKB
- Cak Imin Beberkan Tiga Syarat untuk Mendapatkan Rekomendasi Usungan PKB di Pilkada 2024
- Didatangi Prabowo, Cak Imin Ngaku Ingin Bekerja Sama, Sinyal Gabung Pemerintah?
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
“Apalagi pak presiden sudah jelas sikapnya seperti itu. Namanya juga usaha,” ujar Cak Imin.
Menurut Cak Imin, pilkada ditunda karena pemerintah belum menyelesaikan banyak proyek akibat wabah Covid-19.
IKN (proyek pemindahan ibu kota negara) belum juga dilaksanakan dan ide penundaan pemilu menurut Cak Imin, bertujuan untuk membantu Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Kenapa menolong Kiai Ma’ruf? Supaya nanti di akhirat ditanya, kurang ini kurang itu. Mesti alasannya dua tahhun pandemic enggak bisa apa-apa,” kata Cak Imin.
“Rakyat bilang pemerintah kurang ini kurang itu. Dua tahun stuck loh, enggak ngapa-ngapain. Anggaran DPR habis buat pandemic. IKN belum tergarap sama sekali,” sambungnya.
Semua itu disampaikan oleh Cak Imin di Museum Nasional Jakarta dalam rangka Dies Natalis ke-62 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Pada kesempatan yang sama, Muhammad Abdullah Syukri, Ketua Umum Pengurus Besar PMII, menyatakan penolakannya terhadap gagasan untuk menunda pemilihan 2024 dan memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
Cak Imin mengaku tidak keberatan jika PMII menolak usulan penundaan pilkada. Dalam demokrasi yang demokratis, ia percaya, permintaan dan persetujuan adalah hal yang wajar.
Sebaliknya, dia memuji Ketua PMII yang memiliki pandangan berlawanan itu, karena telah menciptakan forum di mana orang bisa saling mendukung dan menolak. Ia juga berharap usulannya tidak perlu diprotes.
“Dan usul enggak perlu didemo. Namanya usulan. Apalagi demonya pakai gebuk-gebukan,” pungkasnya.
Seperti yang diketahui Cak Imin merupakan salah satu tokoh yang mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Selain dia, Ketum PAN Zulkifli Hasan juga turut berpendapat serupa mendukung usulan penundaan pemilu.
Meski demikian, Jokowi dalam rapat kabinet beberapa waktu lalu telah memerintahkan para menterinya tidak lagi berbicara soal penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pelaksanaan pemilu sesuai jadwal 14 Februari 2024. Jokowi telah memerintahkan anak buahnya mempersiapkan anggaran yang akan digunakan para penyelenggara pemilu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
