Calon Legislatif Makassar, Sosok Dian Aditya Ning Lestari Ajak Perempuan Maju dan Berjaya

Calon Legislatif Makassar, Sosok Dian Aditya Ning Lestari Ajak Perempuan Maju dan Berjaya

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dalam kunjungan terbarunya ke Terkini, Dian Aditya Ning Lestari, Calon Legislatif Partai Nasdem dari Daerah Pemilihan 1 Makassar, mengungkapkan tekadnya untuk meningkatkan peran perempuan di Sulawesi Selatan.

Ia menyoroti keberhasilan tokoh-tokoh perempuan inspiratif Sulsel seperti Opu Daeng Risaju, We Tenriabeng, dan We Tenriawaru Raja Bone ke-28.

Dian mengakui bahwa budaya Sulsel mengusung prinsip kesetaraan gender, di mana bukan hanya laki-laki yang memiliki peluang menjadi pemimpin.

Dengan penuh semangat, ia mendorong perempuan Sulsel untuk berani tampil ke depan, bukan hanya sebagai model kesuksesan pribadi, melainkan juga sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda.

Setelah menyelesaikan studinya di Universitas Indonesia dengan gelar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dian lantas kembali ke Makassar dan aktif terlibat dalam berbagai aktivitas sebagai seorang aktivis.

Baca Juga

Isu-isu yang menjadi perhatiannya termasuk lingkungan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan dini, reklamasi, dan pelbagai isu sosial lainnya.

“Berkecimpung dalam politik adalah langkah saya untuk membangun kembali Kota Makassar,” kata Dian.

Ia menekankan beberapa isu prioritas, antara lain lingkungan, kesetaraan gender, dan penanggulangan kekerasan. Dian juga menyoroti isu keberagaman, terinspirasi oleh peristiwa pemboman gereja beberapa tahun lalu.

Sebagai seorang Calon Legislatif, ia berharap dapat membawa perubahan melalui revisi regulasi, setelah mengalami kendala dalam kegiatan LSM. Fokusnya adalah memberikan dampak positif terhadap perdamaian dan keberagaman di Makassar.

Tak hanya itu, Dian berkomitmen menangani isu pernikahan anak, dengan mengajak perempuan untuk mengejar pendidikan dan karir sebelum mempertimbangkan pernikahan.

Isu kekerasan, termasuk kekerasan berbasis agama dan begal, juga menjadi perhatian serius Aditya, yang menegaskan perlunya pendekatan humanis dalam menanggapi permasalahan tersebut.

“Begal ini harus diselesaikan dengan cara yang humanis karena kita harus memberi mereka edukasi, jangan cara-cara yang militaristik,” tuturnya.

Dengan visi dan misinya yang kuat, Dian bersiap untuk bersaing dalam Pemilu 2024, memimpin gerakan agar perempuan Sulsel maju dan berjaya di berbagai bidang kehidupan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.