CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Siap Pindah Jadi Warga Negara Singapura Jika Lengser?

Unggahan akun Facebook Siti Aisah Bawazier terkait Jokowi siap pindah warga negara Singapura jika lengser. (Foto: Turnbackhoax)

Terkini.id, Jakarta – Beredar unggahan di media sosial Facebook yang memperlihatkan sebuah foto tangkapan layar pemberitaan yang mengklaim Jokowi siap pindah menjadi warga negara Singapura jika lengser dari kursi presiden RI.

Unggahan itu diposting salah seorang pengguna Facebook dengan nama akun Siti Aisah Bawazier pada 24 Juli 2020.

Postingan tersebut telah dibagikan sebanyak 186 kali dan dikomentari oleh 1.300 netizen di media sosial Facebook.

Melansir dari penelusuran fakta situs turnbackhoax.id, Rabu, 29 Juli 2020, gambar tangkapan layar dan artikel dengan judul yang dimaksud tidak ditemukan.

Namun, ada beberapa media yang membahas tentang klaim ini pada tahun 2019.

Menarik untuk Anda:

Menurut artikel hot.grid.id, klaim tersebut diposting oleh akun Twitter AdvokatBS dengan menuliskan status bahwa Jokowi akan menetap di Singapura jika Jokowi kalah dan lengser dari kursi presiden.

Klaim ini dilanjutkan dengan status lanjutan yang berisi staf Jokowi sudah mengajukan permanent resident dengan pemerintah Singapura, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan kebenaran atas klaim tersebut.

Status tersebut sempat direspon oleh Kaesang dan Gibran dengan komentar candaan dan tidak menanggapi dengan serius isu tersebut sehingga mengundang netizen untuk melanjutkan candaan tersebut.

Foto yang digunakan adalah foto pada artikel berita detikcom yang berjudul “Jokowi akhirnya Larang Warga Mudik Lebaran” yang dipublikasikan pada tanggal 21 April 2020.

Dalam artikel itu disebutkan Jokowi melakukan pelarangan kegiatan mudik dikarenakan untuk menghambat penyebaran COVID-19.

Berdasarkan penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan, informasi Jokowi dikabarkan akan pindah menjadi Warga Negara Singapura jika lengser dari kursi presiden adalah tidak benar alias hoaks.

Postingan itu masuk dalam kategori konten yang salah atau False Context.

Faktanya, tidak ada bukti mendasar yang dapat membuktikan klaim dalam unggahan tersebut. Adapun klaim itu pernah beredar pada tahun 2019 saat masa pemilihan presiden.

Selain itu, foto yang digunakan dalam postingan itu adalah foto ketika Jokowi melarang warga mudik lebaran pada tahun 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Cek Fakta : Foto Bekas Kejadian Ledakan di Beirut Lebanon, Benarkah ?

4 Saksi Penting Kasus Djoko Tjandra Diserahkan ke Polisi, Salah Satunya Aparat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar