Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Nicho Silalahi turut memberi reaksi atas dibukanya kran ekspor batu bara mulai Rabu 12 Januari 2022 seperti yang diumumkan Menko Merves Luhut Binsar Pandjaitan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang ekspor batu bara sejak 1 Januari 2022 lantaran PT PLN (Persero) mengalami krisis batu bara sehingga berpotensi menyebabkan pemadaman listrik.
Namun, setelah melalui rapat antar tim lintas Kementerian dan Lembaga yaitu Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN, akhir ekspor batu bara kembali dibuka.
Merespon itu, Nicho mengatakan bahwa dengan ditutupnya kran ekspor batu bara, Luhut tidak akan tinggal diam. Terbukti, menurut Nicho, Luhut kembali membuka ekspor batu bara atas nama pemerintah.
“Berani benar pak @jokowi menghalangi bisnis Tambang Luhut, biar pak @jokowi tau kalau Luhut ga tinggal diamlah, noh di buka Luhut kembali ekspor batubara atas nama Pemerintah.” Cuit Nicho melalui akun Twitternya @Nicho_Silalahi Senin 11 Januari 2022.
Nicho menyarankan, agar Jokowi tidak mengganggu sumber penghasilan dari Luhut. Sebab bila tetap dilakukan, akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
“Makanya jangan coba-oba ganggu penghasil cuan Luhut pa @jokowi entar ngamuk dia bapak bisa terjungkal,” tulis Nicho.
Sebagai informasi, Luhut menegaskan, sebelum ekspor batu bara ini dibuka, ada beberapa hal yang perlu dipelajari.
Pertama adalah bagaimana mekanisme ekspor ini akan dibuka terkait pemenuhan kewajiban pasar domestik. Kedua, bagaimana ekspor untuk perusahaan batu bara yang tidak memiliki kontrak dengan PLN atau spesifikasi batubaranya tidak dibutuhkan PLN.
Dengan memahami dua pokok itu, maka ekspor akan dilakukan secara gradual.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
