Terkini.id, – Beredar postingan lewat media sosial Facebook Anwar Nurdin yang mengunggah capture hasil survey, menyatakan bahwa KPU Kota Makassar telah melakukan hasil survey setelah debat publik kedua. Hasil survey tersebut mencakup 15 kecamatan yang terdiri atas 153 kelurahan di kota Makassar. Di dalam unggahannya tersebut juga mencantumkan logo KPU dan nama KPU kota Makassar.
Unggahan tersebut ditulis dengan narasi sebagai berikut :
“Tancap gas poool,IMUN MENYUSUL,yg tadix 7,2/ ,kini berbanding terbalik ,DUMBA DUMBA GLETER MI .ADAMA TETEP AMAN,SISA MENUNGGU DETIK DETIK PENCOBLOSAN,INZA ALLAH DANI FATMA YG MENJADI JAWARA.”
Di dalam postingan gambarnya berisi tulisan :
“KPU KOTA MAKASSAR
HASIL SURVEI SETELAH DEBAT PUBLIK KE DUA
HASIL SURVEI MURNI DARI MASYARAKAT KOTA MAKASSAR
Hasil survei mencakup 15 kecamatan yang ada di kota Makassar terdiri atas 153 kelurahan”

- Empat Negara Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal dan Rekor Head to Head
- Pemkab Gowa Berangkatkan 90 Siswa ke Sekolah Rakyat, Wujudkan Akses Pendidikan Berkualitas
- Galesong eMotor Pratama Perkenalkan QT Series dan Tyranno X untuk Masyarakat Makassar
- Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
- Perkuat Sinergi Cegah Narkoba, Ketua DPRD Sulsel Terima Kunjungan Kepala BNNP Sulsel
Benarkah KPU Makassar telah melakukan hasil survey seperti pernyataan tersebut di atas?
Berdasarkan hasil penelusuran cek fakta Terkini.id via Turnbackhoax.id, unggahan tersebut telah dibantah oleh KPU Makassar. Dalam pernyataan KPU menegaskan bahwa KPU Makassar bukanlah Lembaga survey dan tidak pernah melakukan survey elektabilitas.
Penegasan tersebut disampaikan oleh KPU Makassar melalui akun Instagram resmi KPU Makassar.

Melansir dari media Kompas.com, Komisioner KPU Makassar Endang Sari, menyatakan bahwa pihak KPU Makassar tidak pernah merilis hasil survey kandidat pilkada calon wali kota dan wakil walikota Makassar.
Menurutnya, setiap pamflet resmi KPU Makassar diunggah terlebih dahulu di akun media sosial resmi KPU Makassar untuk kemudian dibagikan untuk umum.
Jadi dipastikan bahwa narasi yang beredar lewat Facebook Anwar Nurdin tersebut adalah Pernyataan yang SALAH/TIDAK BENAR/HOAKS
REFERENSI:
https://www.instagram.com/p/CIKUU4fJ8br/
https://makassar.kompas.com/read/2020/11/30/09035761/hasil-survei-yang-catut-kpu-makassar-dipastikan-hoaks
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.