Cek Fakta : Islam Nusantara Shalat Berlatar Belakang Salib ?

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
foto unggahan di facebook klaim bahwa islam nusantara shalat berlatar belakang salib/kominfo.go.id

Terkini.id, Makassar – Baru-baru ini pengguna media sosial dihebohkan dalam salah satu unggahan akun facebook. 

Pasalnya dalam unggahan tersebut terpampang beberapa orang muslim sedang melaksanakan sholat dengan berlatar belakang simbol salib. 

Tak hanya foto, unggahan itu juga disertai beberapa narasi tanda tanya. Berikut narasinya, 

Islam Nusantara itu nabinya siapa ya?
Tuhannya Yesus juga ?

Terus kitabnya mungkin kitab STENLIS ?

Menarik untuk Anda:

Hal ini tentunya menarik perhatian dan tanda tanya dalam publik. Apakah unggahan disertai narasi ini benar adanya.
 
Faktanya, dikutip dari laman resmi Kominfo.go.id, unggahan yang menyertai foto tersebut adalah tidak benar adanya.
 
Unggahan itu adalah foto anggota PAC. IPNU/IPPNU Kec. Sagulung Kota Batam yang sedang menunaikan ibadah sholat maghrib saat diundang ke acara pentas seni di Jambore Pelajar Katolik, yang diadakan di Yayasan Tunas Karya.

Kronologinya adalah pada saat itu sedang turun hujan dan jarak masjid dari lokasi acara itu sangat jauh. 

Dijelaskan juga, bahwa tempat tersebut bukan tempat ibadah atau gereja melainkan aula yang lokasinya terpisah dari gereja dan steril dari hewan yang dalam hukum Islam dihukumi Najis Mugholadoh.

Jadi foto yang menuding itu adalah islam nusantara serta framming yang ditempelkan itu tidak benar adanya alias hoax. 

Hal seperti ini tentunya perlu disharing baik-baik. Karena kerap kali dalam kasus SARA banyak sekali provokator yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. 

Jangan sampai berita dan informasi hoax seperti ini akan memecah belah persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia( NKRI).

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Diduga Oknum Polisi Menyetubuhi Gadis Pelanggar Lalu Lintas

Tekan China, Amerika Serikat Jual Senjata Utama Ke Taiwan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar