Ceramah di Mana-Mana, Ternyata Habib Palsu! Ngaku Keturunan Nabi tapi Ilmu Agama Cetek, Juga Kepergok Bawa Sajam

Ceramah di Mana-Mana, Ternyata Habib Palsu! Ngaku Keturunan Nabi tapi Ilmu Agama Cetek, Juga Kepergok Bawa Sajam

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, publik cukup dikejutkan dengan berita soal ‘habib’ yang mengaku keturunan Nabi, tetapi anehnya ilmu agamanya justru cetek. Padahal, ia diketahui juga sudah berceramah di mana-mana.

Belakangan terungkap bahwa ia rupanya hanya seorang habib palsu dan segera diamankan usai penyamarannya terbongkar, disusul permintaan maaf yang kemudian langsung ditangani MUI.

Usut punya usut, pria yang mengaku sebagai habib itu bernama Ubay Dillah Ayyubi yang akhirnya berhasil dibekuk di daerah Kalimantan Selatan pada Oktober 2021 lalu.

Penyamarannya terungkap setelah diamankan oleh warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Tak main-main, Ubbay selama beberapa bulan terakhir mengaku sebagai keturunan Nabi dan bahkan sampai berceramah di berbagai tempat.

Baca Juga

Dalam setiap ceramah yang dilakukan, Ubbay sering mengenakan jubah layaknya seorang pendakwah pada umumnya.

Jadi, penasaran sejumlah fakta lainnya terkait habib palsu tersebut? Berikut terkini.id telah merangkumnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber via 99.co pada Minggu, 12 Desember 2021:

1. Mengaku sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW

Demi memuluskan rencananya, Ubbay sampai mengganti nama menjadi Habib Muhammad Zainuddin Assegaf dan mengaku sebagai keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

Namun, kedoknya terbongkar saat Ubbay tak bisa membuktikan jika dirinya zuriat Nabi Muhammad dan tidak terdaftar dalam Rabhithah Awaliyah.

Sebagai informasi, Rabithah Awaliyah sendiri merupakan organisasi Islam yang tugasnya mencatat dan menghimpun keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia.

2. Ilmu Agama Cetek

Melansir berbagai sumber, selain tidak bisa membuktikan diri sebagai habib, rupanya ilmu agama Ubbay pun terbilang cetek.

Meski berceramah di berbagai tempat, tetapi kebohongannya yang lain justru terungkap setelah ia tak bisa menjawab sejumlah pertanyaan dari Ketua MUI Kabupaten Hulu Sungai dan tokoh agama lain.

Ia bahkan disebut oleh berbagai media tidak hafal berbagai ayat Al-Qur’an dan ragam ilmu agama Islam lainnya.

3. Dimediasi MUI

Berbagai pihak pun akhirnya turun tangan untuk menangkap Ubbay, mulai dari polisi, TNI, MUI, dan pihak kecamatan setempat.

Namun, setelah melakukan mediasi dengan MUI, permasalahan tersebut pun dianggap sudah selesai.

“Untuk Ubbay yang mengaku habib palsu sudah dilakukan mediasi oleh MUI Kabupaten HSU dan permasalahan sudah selesai,” ungkap Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, dikutip dari detikcom.

4. Sudah Meminta Maaf

Setelah tertangkap basah dan dimediasi oleh MUI, Ubbay akhirnya meminta maaf. Pernyataan maafnya itu pun dibacakan oleh dirinya sendiri dan juga sudah direkam.

“Saya mengakui perbuatan saya dan saya mengaku khilaf. Saya berjanji tidak akan mengulangi kembali. Jika di kemudian hari saya melakukannya kembali, saya siap diajukan ke jalur hukum atau diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” aku Ubbay, melansir laman Indozone.

5. Membawa Senjata Tajam

Namun, meski kasusnya selesai, Ubbay nyatanya tetap harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah ia kedapatan membawa sajam alias senjata tajam di mobilnya.

“Buat jaga-jaga,” alasan Ubbay saat ditanya warga.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.