Terkini.id, Makassar – Isu dan tudingan tim medis yang sengaja ambil untung di tengah pandemi covid-19 bergulir dengan cepat di media sosial.
Beberapa postingan dan narasi yang beredar di media sosial dan percakapan whatsapp, misalnya menyebutkan pihak rumah sakit yang sangat mudah menetapkan status PDP demi mendapat fee yang besar.
Namun, tidak sedikit masyarakat bahkan pasien yang ikut melawan isu yang beredar tersebut.
Hal itu misalnya dilakukan Silahuddin Genda, wartawan senior yang kini dirawat di Rumah Sakit Sayang Rakyat karena terinfeksi covid-19.
Lewat cerita tentang perhatian optimal dan pelayanan seorang dokter dokter yang menanganinya, Silahuddin ikut menyayangkan isu-isu tentang dokter ambil untung itu.
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Jusuf Kalla Dorong Wahdah Islamiyah Perbanyak Muzakki dan Pengusaha Muslim
- DLHK Sulsel Ingatkan Bakar Hutan dan Lahan Bisa Dipenjara 15 Tahun, Denda Rp10 Miliar
- Pemkab Jeneponto Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau
- Perumda Air Minum Makassar Gandeng Kejati Sulsel Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Korupsi
“Namanya dr Annisa, biasa dipanggil dr Ai saja. Kalau saya tak memanggilnya dokter, tapi adik atau anak sahaja. Mulai besok dia sudah lepas tugas di RS Sayang Rakyat. Dia harus isolasi selama 15 hari menunggu penugasan berikutnya. Sayang, saya hanya mendapat perawatan 7 hari dari dia,” cerita Silahuddin Genda lewat media sosialnya.
Selengkapnya, berikut postingan Silahuddin Genda:
Namanya dr Annisa, biasa dipanggil dr Ai saja. Kalau saya tak memanggilnya dokter, tapi adik atau anak sahaja. Mulai besok dia sudah lepas tugas di RS Sayang Rakyat. Dia harus isolasi selama 15 hari menunggu penugasan berikutnya. Sayang, saya hanya mendapat perawatan 7 hari dari dia.
Dr Ai ini bukan orang baru di lingkungan saya. Dia salah satu alumni wartawan KeKeR Fajar yang saya kenal sangat cerdas, hingga mendapat kesempatan pertukaran pelajar di Amerika thn 2010-an.
Anaknya lembut, ramah, murah senyum kepada semua pasien. Apapun yg ditanya pasti dijawab. Pokoknya komunikasinya luar biasa mantap. Dia selalu berada di garda terdepan setiap ada pasien baru atau yang lagi kritis.
Di kala dokter-dokter ditiup isu untung di balik pandemi covid, itu sangat disayangkan. Merekalah yang rela mempertaruhkan nyawa, meninggalkan keluarga di rumah, demi kesembuhan pasien termasuk kami ini yg lagi terbaring melawan virus ini.
Setiap keluhan yang saya alami, apa pun itu dan jam berapa pun, pasti dia jawab dan mencari solusi terbaik. Bahkan, di kala dia off, dia rela menelepon rekan dokter di RS untuk membantu menjawab keluhan saya. Sungguh sangat mulia…
Sebelum dia pamit, saya mengabadikan gambar bersama di ruang isolasi tempat saya dirawat. Dia juga tetap siap dihubungi kapan saja sekalipun lagi tak bertugas lagi.
#terimakasihdrAi
#pejuangKemanusiaan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
