Terkini.id – Anggota Sub Bidang Tracing, Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Retno Asti Werdhani menyebut bahwa, tren kasus baru virus korona atau covid-19 di Indonesia, per 20 Agustus 2021 mengalami penurunan.
Tapi tidak konsisten pada positif rate, masih di angka 10 persen, dari target kurang dari 5 persen. Sementara jumlah yang meninggal akibat covid-19, juga masih di atas 1.000 kasus, padahal tahun lalu lebih sedikit, tidak pernah mencapai angka itu.
Hal itu diungkapkannya ketika menjadi narasumber pada “Sosialisasi Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat Lintas Komunitas di Sulawesi Selatan”, secara virtual, Sabtu 21 Agustus 2021.
Olehnya itu, dia menegaskan, dengan penerapan 3M (Menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan), kemudian 3T (Testing, Tracing dan Treatment) ditambah vaksin, merupakan upaya cepat tangkal Covid-19.
“Provinsi saat ini sedang berlomba tidak masuk dalam 10 besar kasus covid-19 tertinggi. Tapi Sulawesi Selatan (Sulsel) tinggi dengan jumlah kasus baru 685, pada 20 Agustus kemarin. Sehingga masih perlu benar-benar sosialisasi protokol kesehatan,” kata Asti.
- Menteri Kesehatan RI: Campak Jauh Lebih Menular Daripada COVID-19
- Waspada Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Instruksikan Pemda dan Faskes Siap Siaga
- Waspadai Covid-19, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Meningkat
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Sejumlah Negara Perketat Pintu Masuk Untuk Turis Dari China
Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Pendeta Adrie Massie pada kesempatan itu menyebutkan, akan terus mengingatkan tentang pencegahan Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.
“Jika berdasarkan data kasus Covid-19, Sulsel pernah berada dalam posisi lima besar kasus di Indonesia. Tapi yag harus saya ingatkan, agar masyarakat tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dan jangan termakan hoaks, terlebih tentang vaksin. Mari bersama melawan Covid-19,” seru Wakil Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
