Terkini, Makassar – Asmo Sulsel kembali menjalin kerjasama di bidang pendidikan, yakni dengan SMKN 8 Pangkep, untuk mencetak manpower yang berkualitas.
Kerjasama ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Asmo Sulsel terhadap dunia vokasi, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Senin, 8 September 2025 di kantor Asmo Sulsel, Jl. Sultan Alauddin No. 57 Makassar.
Melalui MoU ini, Asmo Sulsel memberikan kesempatan bagi para siswa jurusan TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor) untuk menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di berbagai jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dalam wilayah cakupan Asmo Sulsel, yakni Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon.
Langkah ini sejalan dengan kebutuhan perusahaan yang terus mengembangkan layanan purna jualnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Kerja sama ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dengan dunia industri. SMKN 8 Pangkep akan berperan dalam menyiapkan tenaga terampil (manpower) terbaik, sedangkan Asmo Sulsel memberikan pembekalan praktis yang sesuai dengan standar industri, sehingga siswa siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus.
- Asmo Sulsel Gelar Honda Premium Matic Day 2026 di Maros Selama Tiga Hari
- Semen Tonasa Raih Penghargaan pada HUT ke-66 Pangkep, Buktikan Kontribusi Nyata bagi Daerah
- Perambahan Hutan di Kawasan PPKH, Gakkum Imbau Laporkan untuk Diproses Hukum
- Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Makassar, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional
- Kisah Bupati Lutim: Menunda Kuliah, Jadi Sopir, Lalu Raih Cumlaude
Anton Prihatno, selaku Technical Service Manager Asmo Sulsel, menegaskan pentingnya kolaborasi ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.
“Pertumbuhan sepeda motor Honda selalu diiringi dengan bertambahnya jaringan layanan purna jual, termasuk AHASS. Itu berarti kebutuhan akan tenaga kerja berkualitas juga semakin meningkat.
Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk mempersiapkan siswa SMK agar benar-benar siap dan terampil di dunia kerja,” jelas Anton.
Lebih lanjut, Anton menambahkan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga memberi peluang besar bagi para siswa untuk mengasah keterampilan yang relevan dengan dunia industri.
Sementara itu, Bagus, selaku kepala dari SMKN 8 Pangkep, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Asmo Sulsel yang telah memberikan dukungan pada sekolahnya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan TBSM.
“Semoga kerjasama ini memberikan dampak positif, baik untuk siswa/siswi SMKN 8 Pangkep, maupun bagi Asmo Sulsel,” ungkapnya.
Dengan adanya sinergi ini, baik Asmo Sulsel maupun SMKN 8 Pangkep optimis bahwa kualitas pendidikan vokasi di bidang otomotif akan semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Pada akhirnya, hal ini akan mendorong terciptanya generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
