Meskipun pemerintah saat ini telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus penyebaran Covid-19, mahasiswa Polbangtan tetap aktif dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat.
“Karena pendidikan vokasi harus menjadi jawaban di tengah pandemi covid-19. Terutama bagi anak muda yang diharapkan selalu terbiasa dengan digital. Apalagi pendidikan adalah sebuah proses dan tantangan baru yang harus kita hadapi,” ujar Mentan Syahrul di ruang Agriculture War Room (AWR) Kementan, kemarin Kamis (30/4/ 2020).
Syahrul mengharapkan seluruh pusat pendidikan pertanian baik di polbangtan maupun di perguruan tinggi lainya mampu menghadirkan SDM petani milenial yang gigih dan memiliki rasa keingintahuan pada perkembangan ilmu pengetahuan. Generasi seperti itu, kata Syahrul, selalu dibutuhkan untuk menjaga persaingan global yang semakin sulit.
Menyikapi arahan Mentan SYL, mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa ini, melakukan kegiatan penyuluhan pada Jumat 1 Mei 2020, pukul 13.30 WITA. Metode yang digunakan yakni pendekatan perkelompok dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker.
Sasaran penyuluhan kali ini adalah Kelompok want Tani Simbang Sejahtera, Desa Simbang, Kec. Simbang, Kabupaten Maros. Adalah Adel Heit Lintin mahasiswa jurusan penyuluhan pertanian berkelanjutan yang memberikan penyuluhan dengan materi pemanfaatan air kelapa sebagai zat perangsang tumbuh (ZPT) jamur tiram.
- Reses Kedua, Anggota DPRD Makassar William Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tallo
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Safety Riding bagi Siswa SMAN 20 Gowa
- Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang
- BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan RI Kompak Tingkatkan Perlindungan Pekerja Rentan di Sulawesi-Maluku
- Polbangtan Kementan, Dorong Generasi Muda, Bangun Startup Pertanian dan Peternakan Kompetitif
Menurutnya kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dalam pelaksanaan tugas akhir mahasiswa tingkat IV. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana penyerapan materi penyuluhan yang telah disampaikan agar sasaran dapat memahami dan menerapkan materi yang telah disuluhkan , yaitu manfaat air kelapa sebagai zat perangsang tumbuh(ZPT)jamur tiram.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana penyerapan materi penyuluhan yang telah disampaikan agar sasaran dapat memahami dan menerapkan materi yang telah disuluhkan , yaitu manfaat air kelapa sebagai zat perangsang tumbuh(ZPT)jamur tiram. Penyuluhan dihadiri Kelompok Wanita Tani (KWT) Simbang Sejahtera serta Ibu Zunaira SP, selaku penyuluh di Desa simbang
Respon KWT Simbang Sejahtera terhadap pelaksanaan penyuluhan mendapat sambutan yang baik dan sangat tertarik dengan materi penyuluhan yang diberikan karna mereka berharap dapat memperoleh hasil produksi jamur tiram meningkat dan mempercepat pertumbuhan jamur dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat serta ramah lingkungan .
Menurut Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) simbang sejahtera, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota kelompoknya karena dapat memanfaatkan bahan alami yang lebih efisien ,melihat antusias anggota KWT yang sangat tertarik dengan pemanfaatan air kelapa sebagai zpt alami untuk pertumbuhan jamur tiram dengan harapan hasil produksi jamur tiram kelompok wanita tani simbang sejahtera lebih meningkat dan bisa meningkatkan hasil pendapatan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Ketua KWT berterima kasih karena anggotanya bisa mendapat pengetahuan dan inovasi baru walaupun di tengah pandemi Covid-19.
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa semua unsur sumber daya manusia pertanian akan memaksimalkan peranan dalam membantu petani mengawal dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. (MUZ).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
