Terkini.id, Chili – Varian baru corona yang disebut sebagai virus Omicron telah terdeteksi di negara Chili sejak hari Sabtu tanggal 4 Desember 2021.
Varian baru tersebut dibawa oleh seorang pelancong bulan lalu dari Ghana.
AFP menjelaskan bahwa pelancong itu memiliki hasil negatif untuk Covid-19 melalui tes PCR, tetapi setelah pengujian lanjutan sesuai prosedur kedatangan di bandara membuktikan bahwa pelancong itu positif.
Orang yang tidak diungkap identitasnya tersebut sudah mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer dan terlihat dalam kondisi yang sehat.
Pelancong tersebut saat ini tengah menjalani isolasi sejak tiba di negara Chili.
- Indonesia Tutup Akses Masuk WNA dari Belasan Negara Ini, Darimana Saja?
- Tak Perlu Risau! Omicron Timbulkan Gejala Lebih Ringan, Begini Penjelasan Menurut Studi
- Dengar nih! Mantan Menkes RI Bongkar 'Busuk' Omicron: Tak Bahaya, Terlalu Dramatisasi!
- Wali Kota Makassar Minta ASN Lakukan Proteksi Soal Virus Omicron
Sebelum di Chili, Zambia juga telah melaporkan kasus pertama mereka terkait varian virus Omicron.
Menurut otoritas setempat terdapat tiga pasien terkonfirmasi positif pada pekan lalu dikutip dari CNN Indonesia.
Hingga saat ini, berbagai negara sudah menyatakan bahwa mereka menemukan virus Omicron di negara mereka, negara tersebut di antaranya adalah India, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Singapura, Malaysia, India, dan Australia serta Belanda.
Virus Omicron merupakan varian baru yang memunculkan kekhawatiran sebab mutasinya dilaporkan terbanyak dibanding varian lainnya.
Afrika Selatan dianggap sebagai tempat Omicron merebak untuk pertama kalinya.
Sejauh ini, para ilmuwan masih mempelajari Omicron untuk memastikan apakah varian ini lebih menular dari varian lain, menyebabkan penyakit lebih parah, atau bisa saja menyalip efek yang ditimbulkan varian Delta.
Referensi: CNN Indonesia
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
