Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan proteksi terhadap kemungkinan masuknya varian virus Omicron.
Salah satunya, melarang ASN melakukan libur Natal dan tahun baru (Nataru).
“Jadi bukan hanya melarang tetapi mereka harus terlibat dalam proses ini. Besok saya akan rakor soal Nataru,” kata Danny Pomanto, Selasa, 14 Desember 2021.
Salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut, kata dia, soal capaian vaksinasi di atas 80 persen hingga akhir tahun.
“Begitu pun dengan soal lain dianggap perlu untuk mempersiapkan tahun baru,” sebutnya.
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
- Wali Kota Makassar Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
Pemerintah pusat sebelumnya menginstruksikan melarang melakukan penyekatan di perbatasan kota. Sebab itu, Danny mengatakan akan melakukan proteksi lewat aplikasi PeduliLindungi.
“Kami dalam arahandilarang membuat penyekatan. Terapi proteksi lewat PeduliLindungi disarankan. Diperketat sebagai proteksinya,” tuturnya.
Seluruh tempat wisata di Kota Makassar, seperti Pantai Losari, Lapangan Karebosi, Tanjung Bunga, dan Lego-lego, serta mal harus mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri.
Danny mengatakan dirinya juga akan mengeluarkan kebijakan berbasis adaptasi untuk mengendalikan libur Natal dan tahun baru.
“Sesuai dengan instruksi Mendagri semua waktunya kalau tidak salah itu jam 9 atau jam 10. Setelah itu tidak akan saya perkenankan,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
