Dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona penyebab COVID-19 tipe SARS-CoV-2 varian B.1.1.529 atau Omicron, pemerintah Republik Indonesia untuk sementara menutup pintu masuk bagi warga dari sejumlah negara.
Varian Omicron dari SARS-CoV-2 terbilang memiliki gejala lebih ringan dan kurang mampu untuk menyusup ke dalam paru-paru serta menyebar dari sel ke sel dibandingkan dengan versi lain dari virus corona menurut studi awal tentang sel manusia di laboraturium.
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Siti Fadilah membongkar 'busuk' dari informasi virus varian Omicron dengan mengatakan virus tersebut tak terlalu bahaya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan proteksi terhadap kemungkinan masuknya varian virus Omicron.