Citilink Indonesia Ikut Lion Air Hapus Bagasi Gratis, Begini Ketentuannya

Kasus yang menodai nama perusahaan maskapai penerbangan kembali terjadi. Tidak tanggung-tanggung, lantaran peristiwa pilot mabuk direktur utama (dirut) maskapai penerbangan Citilink Indonesia Albert Burhan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. / Ist

Terkini.id, Makassar – Maskapai Berbiaya Hemat (LCC) Citilink Indonesia akan memberlakukan ketentuan baru untuk penumpangnya yang hendak bepergian dengan membawa bagasi tercatat pada rute-rute penerbangan domestik.

“Ketentuan yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi,” kata Pjs. VP Sales & Distribution PT Citilink Indonesia, Amalia Yaksa di Jakarta, Kamis 10 Januari 2018.

Namun ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja.

Ketentuan bagasi tersebut khususnya cuma berlaku untuk penumpang Citilink Indonesia rute internasional (seperti Jakarta-Penang, Banyuwangi – Kuala Lumpur dan Denpasar – Dili).

Dalam rilis resminya, Citilink juga menyebutkan, penumpang yang telah menjadi member Supergreen atau Garudamiles member juga tetap mendapatkan 10 kg gratis dengan pembelian di page member.

“Untuk Informasi lebih lanjut bisa melalui https://member.citilink.co.id,” jelas Amalia.

Amalia menambahkan sesuai Pasal 3, PM 185 Tahun 2015, bahwa Citilink Indonesia termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan “no frills” (pelayanan dengan standar minimum).

Baca :Gandeng Citilink, ASITA berangkatkan jamaah umrah Konsorsium menuju Baitullah

“Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir c PM 185 tahun 2015 yang menyatakan bahwa maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat,” tambah Amalia.

Saat ini, manajemen Citilink Indonesia sedang melakukan koordinasi dengan stakeholders baik external (termasuk otoritas) maupun internal guna mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung yang diperlukan bagi pelaksanaan ketentuan bagasi tercatat yang baru ini mulai dari SOP hingga kesiapan SDM, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Citilink Indonesia mengharapkan bahwa ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik dengan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya.

Selain itu, ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat.

Berita Terkait