Corona Makin Merebak, MUI Diminta Ikuti Arab Saudi yang Bolehkan Salat Jumat di Rumah

Corona Makin Merebak, MUI Diminta Ikuti Arab Saudi yang Bolehkan Salat Jumat di Rumah

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Menyebarnya virus corona baru atau Covid-19 secara massif membuat para otoritas serta pemerintah untuk menghentikan sejumlah aktivitas yang menggalang massa atau mengumpulkan banyak orang.

Bukan hanya itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta mengeluarkan fatwa seperti yang dilakukan Haiyah Kibar Ulama (Dewan Ulama Senior) Arab Saudi yang mengeluarkan fatwa tentang keringanan tidak melaksanakan sholat Jumat dan berjamaah di Masjid.

Seperti diketahui, fatwa boleh salat di rumah tersebut lebih tepatnya ditujukan kepada mereka yang berisiko atau merasa memiliki gejala virus corona.

Sementara Iran, yang merupakan negara dengan penyebaran terbesar ketiga setelah China dan Italia sudah meniadakan salat Jumat 

Hal ini untuk mengantisipasi percepatan penyebaran virus tersebut melalui kerumunan orang.

Baca Juga

Saran untuk meninjau aktivitas salat berjamaah misalnya disampaikan ustaz Adi Hidayat dalam video pengumuman resminya di akun YouTube miliknya, Sabtu 14 Maret 2020. Dia juga mendorong MUI untuk dapat mengeluarkan fatwa terhadap hal tersebut.

“Saya meminta MUI untuk melakukan kajian khusus terhadap dampak Covid-19 dalam kaitannya pada penunaian ibadah umat Islam khususnya di Indonesia,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Ayobandung.

“Kami berharap seyogyanya ada fatwa yang disampaikan terkait tata cara ibadah sebagai dampak penyebaran Covid-19 terutama ibadah yang dilakukan secara berjamaah,” katanya.

Menurut ustaz Adi Hidayat, saat ini sejumlah negara seperti Iran sejak beberapa waktu lalu telah meniadakan ibadah salat Jumat di masjid demi mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan Arab Saudi pun turut menutup akses terhadap ibadah umroh sepanjang tahun ini.

“Kami tunggu arahan dari pemerintah RI khususnya untuk info penyebaran Covid-19 sehingga kita bisa melakukan antisipasi. Saya imbau masyarakat untuk mengikuti arahan tersebut,” ujarnya lagi.

Selain itu, Adi Hidayat juga membatalkan seluruh jadwal kajian dan kegiatan ta’lim lainnya yang biasanya diselenggarakan secara terbuka dengan mengundang para jemaah. Kegiatan tersebut akan digantikan dengan kajian online.

“Saya menyatakan seluruh kegiatan ta’lim yang bersifat terbuka untuk sementara waktu saya tangguhkan sehingga mendukung situasi yang kondusif dan berkontribusi menekan penyebaran virus,” imbuh dia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.