Tantangan Ini Bukan Penghambat, Coto Paraikatte Tetap Melegenda di Makassar

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terikini.id, Makassar – Makassar memiliki begitu banyak wisata kuliner. Mulai dari kue-kue tradisional hingga makanan berat tradisional pun ada di sini.

Saat mengunjungi kota ini, ada yang hilang rasanya jika tidak mencicipi coto khas Makassar.

Coto merupakan makanan berbahan dasar daging sapi, ditambah dengan jeroan sapi, berupa paru, hati, usus, jantung, dan babat.

Kepopuleran coto membuatnya masuk sebagai kategori Makassar Most Favorite Culinary (MMF) 2019, yang diadakan di MYKO Hotel and Convention Center, Kamis, 5 Desember 2019.

Salah satu kuliner coto yaitu, Coto Paraikatte, telah dinobatkan sebagai juara kedua dalam malam penganugrahan MMF 2019.

Coto yang telah berdiri sejak tahun 1980 ini, berlokasi di Jln. A.P Pettarani No.125 dan memiliki cabang di Jln. Perintis Kemerdekaan KM 7, Makassar.

Ahmad Gau selaku karyawan di Coto Paraikatte mengatakan, untuk mempertahankan usaha ini mereka selalu menjaga rasa khas yang telah lama dihidangkan.

Ia kembali menambahkan, bahwa hadirnya berbagai warung coto baru adalah sebuah tantangan yang tengah dihadapi saat ini.

Meskipun begitu, kisah Coto Paraikatte berhasil masuk dalam buku ‘5 Pengusaha Kuliner Sukses’ yang menghadirkan profil Daeng Ngarang sebagai pemilik kuliner tersebut.

Adapun event MMF 2019, mendapat dukungan dari sponsor seperti, One Salad, Telkomsel, Pocari Sweat, PT. Tirta Fresindo Jaya, Hotel Harper, Hotel Gammara, Bank Mega dan beberapa sponsor lainnya.

Komentar

Rekomendasi

Pangdam Jaya Buka Kejurnas Menembak Tahun 2020

Banda Aceh Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 4.5

Pasca Pemberhentian Helmy Yahya sebagai Dirut TVRI Polemik Internal Mencuat

CDC UIN Alauddin Hadir Dalam Match UP PMMB Batch 1 2020

Bimtek SMART PATROL, Ini Kata Kepala BDLHK Makassar

Ini Instruksi Bupati Enrekang Kepada 15 Pejabat Baru

ABP-PTSI Sulsel Siap Menggelar Dialog Awal Tahun Besok 18 Januari 2020

Gelar Malam Perpisahan, Ini yang Dilakukan Mahasiswa PPL KPI FAI UMI

Wujudkan Pusat Kuliner, Pedagang di Bantaran Sungai Mata Allo Pindah ke Swiss

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar