Cuaca Ekstrem, Begini Cara Babinsa Antisipasi Dini Korban Banjir

Cuaca Ekstrem, Begini Cara Babinsa Antisipasi Dini Korban Banjir

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto Menghadapi musim penghujan 2020 yang dililiti cuaca ekstrem, Kodim 1425 melakukan penanganan darurat dini dengan membentuk Satgas DAS siaga bencana alam.

Kodim Jeneponto membentuk Satgas DAS sebagai langkah awal untuk mengantisipasi dini penanganan bencana alam di musim penghujan di kabupaten Jeneponto.

“Ini merupakan langkah awal dan sekaligus antisipasi dini yang dilakukan oleh jajaran Kodim 1425 dengan melibatkan seluruh Babinsa,” kata Dandim Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir.

Menurutnya, Babinsa dilibatkan dalam memantau aliran sungai yang terdapat di daerah Kabupaten Jeneponto.

“Satgas ini bertugas untuk memantau debit air mulai dari hulu sampai hilir sungai, termasuk memantaua langsung pintu air dari Bendungan Bili-Bili yang mengarah ke aliran sungai yang melintasi  wilayah Jeneponto,” ungkapnya.

Dandim Jeneponto melakukan pemantauan debit air untuk agar tidak terjadi lagi banjir bandang seperti yang terjadi pada bulan Januari 2019 di Jeneponto.

“Kita harapkan apabila ada indikasi debit air didaerah hulu akan mengakibatkan adanya banjir kiriman seperti tahun lalu, maka Satgas ini akan segera menginformasikan ke Pos Komando Kodim 1425 Jeneponto,” jelas Letkol Inf Irfan Amir.

Lebih lanjut Irfan Amir mengatakan, dengan langkah itu, informasi potensi terjadinya banjir kiriman akan cepat terupdate.

“Kalau cepat kita mendapatkan informasi, maka imbauan kemasyarakatan akan cepat dilakukan,sehingga masyarakat  segera dilakukan evakuasi ke daerah aman utk meminimalisir jatuhnya korban jiwa di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Menurut Irfan Satgas DAS itu juga untuk meminimalisir terjadinya informasi hoax.

“Hal ini juga untuk menghindari beredarnya info-info hoax dari sumber yabg tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.