WALHI Sulsel: Kota Makassar Tak Berdaya Hadapi Cuaca Ekstrem

WALHI Sulsel: Kota Makassar Tak Berdaya Hadapi Cuaca Ekstrem

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Direktur Eksekutif WALHI Sulsel Muhammad Al Amin menyebut Kota Makassar sama sekali tak berdaya menghadapi cuaca ekstrem

Pasalnya, setiap kali hujan lebat akan terjadi banjir dan bila terjadi angin kencang, pohon-pohon akan tumbang.

Terbaru, pohon besar yang berada di Jalan Ratulangi, sebelah barat Rumah Sakit Labuan Baji tumbang dan menimpa 3 mobil dan 1 becak motor.

“Pohon yang sering tumbang itu di jalan-jalan, 1 atau 2 pohon saja yang berjejeran, maka ketika ada angin kencang pasti tumbang. Bedanya dengan pedesaan masih banyak pepohonan, tekanan angin terbagi-bagi ketika terjadi angin kencang,” kata Amin, Rabu, 19 Januari 2022.

Menurutnya, selalu ada peristiwa bencana tiap kali hujan lebat dan angin kencang. Amin mengatakan Kota Makassar sangat rentan terhadap bencana.

Baca Juga

“Pemerintah harus bekerja keras dengan melibatkan semua pihak, termasuk dengan daerah lain, untuk mewujudkan Kota Makassar menjadi kota yang tangguh, aman dan nyaman terhadap cuaca ekstrem,” tuturnya.

Sebelumnya, Kasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Masri Tajuddin mengatakan telah mengerahkan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan pembersihan jalan.

“Jadi sudah dituntaskan kita evakuasi tiga mobil,” ucapnya.

Masri mengatakan sebelum melakukan pembersihkan, pohon tersebut menutupi keseluruhan badan jalan sehingga kendaraan tak bisa lewat. Selain menimpa kendaraan beberapa kabel ikut terjuntai.

“Jadi hari ini kita sudah finishing untuk pembersihannya,” tandas dia.

Kepala Damkar Makassar, Hasanuddin mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 12.30 Wita. 

“Pukul 12.30 wita telah terjadi pohon tumbang lokasi di Jalan Ratulangi sebelah barat RS.Labuang Baji dekat persimpangan Jalan Kakatua, Kelurahan Labuang baji, Kecamatan Mamajang, Makassar,” ujarnya.

Dia mengungkapkan pohon tersebut tumbang akibat tidak kuatnya menahan derasnya hujan yang disertai angin saat itu.

“Diduga akibat angin kencang disertai hujan lebat,” terangnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.