Terkini.id – Depok Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan di Indonesia ada dua pasien positif virus korona COVID-19, ada sebuah komplek perumahan di Depok, Jawa Barat, jadi sorotan. Pasalnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut bahwa di komplek perumahan Studio Alam itu adalah tempat tinggal kedua pasien tersebut.
“Alamatnya ada di (Perumahan) Studio Alam,” kata Idris saat jumpa pers di Balai Kota, Depok, Senin (2/3).
Pengumuman itu membuat warga komplek tersebut terkejut. Dan salah satu warga komplek, Anis Hidayah, yang juga pendiri organisasi nirlaba Migrant Care menceritakan keterkejutan dan juga kekecewaan sebagian warga akan begitu cepatnya tersebar nama komplek tempat tinggal kedua tetangganya itu beserta identitas pribadi mereka ke publik dan pesan WA.
“Kita tahu bahwa beliau adalah pasien terduga positif corona dari berita yang diumumkan langsung oleh presiden Joko Widodo. Tidak ada informasi resmi kepada beliau tentang hal itu,” ujar Anis.
“Kata beliau (pasien), pemberitaan yang beredar di media jauh lebih menyakitkan daripada sakit yang sedang beliau alami.” ujar Anis Hidayah
- Dilantik Jadi WD FT Unhas, Dr Hendra Pachri Usung Transformasi Akademik Menuju Daya Saing Global
- Lantik Pengurus PKK, Andi Utta Ajak Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Bulukumba
- Bank Sulselbar Pertahankan Peringkat idA+ dari PEFINDO, Outlook Tetap Stabil
- Komar Hadir di AP Pettarani Makassar, Grand Opening Disambut Antusias Warga
- Pemkot Makassar Benahi TPA Antang untuk Kurangi Bau dan Dampak Lingkungan
Anis juga menceritakan, di balik semua sorotan tersebut warga berjuang mencari informasi dari Pemerintah Kota Depok tentang langkah kesehatan apa yang harus mereka lakukan sejak warga kompleknya positif COVID-19. Apalagi, ada beberapa warga yang sempat menjenguk pasien di rumah sakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
