Terkini.id, Jakarta – Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab menyinggung soal upaya meredam kegaduhan antarumat beragama.
Menurut Husin, upaya meredam kegaduhan itu tak semudah protes-protes netizen di media sosial.
“Sepakat dengan bro Denny Siregar. Upaya kita meredam kegaduhan antar umat beragama gak semudah mbacotnya netizen,” katanya melalui akun Twitter HusinShihab pada Kamis, 26 Agustus 2021.
Husin pun mengaku tak mau meladeni para netizen yang suka nyinyir mengenai proses hukum penistaan agama.
Ia mencoba memahami bahwa para netizen itu masih awam mengenai upaya hukum yang perlu ditempu dalam menindaklanjuti masalah tersebut.
- Posting Video Anies Baswedan, Husin Shihab: Gaya Salaman Kaum Tukang Bid'ah
- Posting Video Anies Baswedan Ogah Tangannya Dicium, Husin Shihab: Dia Sudah Capek Berbohong
- Husin Shihab Sebut Habib Rizieq Kumat: Nabi Digadaikan Seakan Dia Mewakili Nabi
- Singgung Habib Rizieq Dapat Pesan Dari Rasulullah, Husin Shihab: RS Kumat Lagi, Main Sara Mulu
- Dokter Tifa: Polisi Salah Sasaran Joshua Itu Batak, Beda Jawa Atau Sunda Pasrah Mau Digebukin
“Suru lapor aja gak mau, tapi minta keadilan!” kata Husin menyindir.
Adapun Husin mengatakan itu sebagai respons terhadap sindiran Denny Siregar kepada netizen yang banyak protes soal proses hukum kasus penistaan agama belakangan ini.
Denny menyindir bahwa ia heran dengan orang-orang yang hanya suka memprotes, namun tak pernah melakukan aksi nyata.
“Heran ma orang-orang itu. Ditangkap salah. Gak ditangkap lebih salah. Maunya semua sesuai kemauannya,” katanya melalui akun Dennysiregar7.
“Tapi dia gak melakukan apa-apa. Cuman protes doang kerjanya, dan berharap semua ‘cling!’ terhidang sesuai nafsunya,” lanjutnya.
Denny mengingatkan bahwa polisi memproses penistaan agama sesuai dengan hukum yang berlaku, tak bisa asal-asalan saja.
Adapun sebelumnya, Denny dan Husin Shihab menyinggung soal dua kasus penistaan agama, yakni kasus Yahya Waloni yang diduga menista Kristen dan M Kece yang diduga menghina Islam.
Seperti diketahui, proses hukum dua kasus ini sempat menimbulkan sentimen bahwa pihak kepolisian tak adil dalam menangani penistaan agama mayoritas dan minoritas.
Pasalnya, Yahya Waloni telah lama dilaporkan namun M Kece terlebih dahulu diamankan oleh kepolisian.
Husin Shihab sendiri telah menanggapi soal tuduhan mengenai adanya ketidakadilan tersebut.
Pengacara itu meminta mereka yang memprotes untuk menghargai usaha yang telah pihaknya lakukan.
Menurut Husin, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kerukunan beragama agar Indonesia tidak gaduh.
“Jangan minta laporkan orang tapi sendirinya atau kelompoknya gak mau bikin laporan,” katanya pada Rabu, 25 Agustus 2021.
Ia juga meminta kepada para netizen untuk tak menyinggung soal minoritas dan mayoritas dalam masalah ini.
“Kita semua sama, gak ada mayoritas atau minoritas,” tandas Husin Shihab.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
