Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menyinggung bahwa laporan dugaan penistaan agama terhadapa Rizieq Shihan dan Ustaz Abdul Somad atau UAS juga tidak berlanjut seperti Ade Armando.
Ia lantas menyindir apakah itu berarti bahwa UAS dan Rizieq dapat dianiaya di jalanan seperti Ade Armando.
Pasalnya, pengeroyokan terhadap Ade Armando dilakukan dengan dalih bahwa laporan dugaan penistaan agama terhadapnya tidak berlanjut.
“Ade Armando dilaporkan penistaan agama karena tidak lanjutan hukumnya, dijadikan dalih oleh mereka untuk menganiaya di jalanan,” kata Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 12 April 2022.
“Abdul Somad dan Rizieq juga dilaporkan penistaan agama tapi tidak ada kelanjutan hukumnya, jadi bisa dianiaya di jalanan gitu?” sambungnya.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Sebagaimana diketahui, Ade Armando mengalami pengeroyokan di kawasan Gedung DPR RI saat Aksi 11 April 2022.
Dilansir dari Detik News, salah satu saksi mata kejadian menyebut ada orang yang meneriaki Ade Armando dengan sebutan “penista agama” sebelum terjadi pemukulan.
Untuk diketahui, Ade Armando pernah dilaporkan atas dugaan penistaan agama karena cuitan soal “Allah bukan orang Arab”.
Namun, pada Februari 2017, Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) kasus dugaan penistaan agama tersebut.
Adapun UAS juga pernah dilaporkan atas dugaan penistaan agama pada Senin, 19 Agustus 2022.
Dilansir dari Kompas, ia dilaporkan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) karena video ceramah soal “di salib ada jin kafir”.
Adapun Rizieq dilaporkan atas dugaan penistaan agama oleh Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama di Kepolisian Daerah Metro Jaya pada 30 Desember 2016.
Dilansir dari Tempo, Rizieq Shihab dilaporkan karena pernyataan “Yesus bidannya siapa?”.
Namun, sebagaimana diketahui, UAS dan Rizieq Shihab tidak pernah ditahan atas kasus penistaan agama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
