Terkini.id, Jakarta – Kementerian Komikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, menyampaikan sejumlah hoax yang sempat ramai di tengah-tengah isu Virus Corona yang mewabah.
Dalam rilis Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI, setidaknya ada 6 kabar hoax yang beredar selama ramai virus corona selama beberapa pekan terakhir.
1. Bawang Putih Bisa Sembuhkan Corona
- Matangkan Persiapan Porsenijar, Wakil Bupati Sidrap Tinjau Langsung Kesiapan Lokasi
- Hari Kartini, Kaukus Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
- Haris Abdul Rahman Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029
- Kasus Pengadaan Seragam Gratis Pemkab Lutim Naik Penyidikan, Jaksa Segera Ekspose Perkara
- Hj. Rita A. Latief, Sosok Perempuan Aktif yang Menguatkan Peran Publik dan Keluarga

Beredar sebuah informasi di media sosial berupa tata cara pengolahan bawang putih yang diklaim dapat menyembuhkan korban yang terinfeksi virus corona.
Faktanya, menurut Ahli vaksin dari OMNI Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, SpPD mengatakan klaim bawang putih dapat menyembuhkan virus corona bisa dipastikan tidak benar alias hoaks.
Menurutnya hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang teruji bisa menghalau virus. Ditegaskan juga oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr. Wiendra Waworuntu bahwa belum ada vaksin maupun obat untuk virus corona strain baru ini.
2. Corona Menular lewat Ponsel Xiaomi

Diunggah di media sosial sebuah himbauan yang memberitakan bahwa virus corona dapat ditularkan melalui server pada Handphone Xiaomi buatan China.
Unggahan tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari para Netizen di media sosial.
Faktanya, menurut Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes RI Achmad Yurianto menjelaskan virus corona tidak bisa hidup jika menempel di benda mati.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Daeng Mohammad Faqih juga menjelaskan bahwa virus corona 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV bisa menular antar manusia lewat batuk dan bersin hingga lewat makanan tercemar air liur orang yang terinfeksi virus tersebut dan penularan virus corona juga dapat berasal dari hewan ke manusia.
3. Korban Meninggal karena Virus Corona di Singapura

Beredar pesan di HardwareZone yang berisi kabar bahwa terdapat korban meninggal 1 orang akibat virus korona di Singapura.
Faktanya, kabar itu telah diklarifikasi oleh otoritas atau Pemerintah Singapura. Pemerintah menyebut, informasi di forum HardwareZone bahwa ada seorang warga yang meninggal di rumah sakit akibat virus corona merupakan berita hoaks.
4. Virus Korona Sengaja Disebarkan Rezim Tiongkok untuk Membasmi Umat Islam di Wuhan

Beredar sebuah narasi bahwa virus Corona sengaja disebarkan rezim di Wuhan, Hubei, Tiongkok dimaksudkan untuk membasmi umat Islam yang persebarannya sangat banyak dan berkembang di wilayah tersebut.
Faktanya, dilansir dari data Wikipedia, persebaran umat Islam di Wuhan tidak terlalu signifikan, mayoritas penduduk Wuhan ialah beragama Animisme.
Muslim di Wuhan hanya 1,6% dari 11 juta penduduk wuhan. Agama Islam-pun masih kalah jumlah dengan Kristen yang hampir 3%.
Maka tuduhan bahwa virus korona sengaja disebarkan terkait bahwa Wuhan Menjadi salah satu kota dengan persebaran Muslim paling besar adalah tidak mendasar.
5. Pasien Terjangkit Virus Corona Di RSHS Bandung

Beredar informasi di media sosial Twitter yang menyebutkan bahwa di RSHS Bandung sudah ada seorang yang fiks kena virus Corona.
Faktanya, menurut Staf Khusus Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia ia mengatakan bahwa dua pasien yang diduga terpapar virus corona di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung itu hoaks.
Selain itu juga dibantah oleh Direktur Utama RSHS Jawa Barat, Nina Susana Dewi, yang mengatakan agar masyarakat tidak resah dan gelisah terhadap dugaan dua pasien yang terpapar virus Corona. Ia pun menegaskan jika informasi di luar yang menyebutkan adanya pasien positif terkena virus Corona itu hoaks.
6. Penumpang Meninggal karena Virus Corona di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Beredar sebuah pesan berantai di media sosial WhatsApp, yang berisikan sebuah foto seorang penumpang meninggal karena virus corona di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
Faktanya, dilansir dari cekfakta.tempo.co, Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang, membantah kalau foto yang beredar tersebut meninggal karena virus corona.
Menurut Febri, penumpang yang meninggal tersebut karena gagal jantung, bukan karena virus corona ataupun penyakit menular.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
