Masuk

Responsif Cegah Varian Delta, 11 Juta Warga Wuhan Testing Covid-19

Komentar

Terkini.id, Beijing – Responsif cegah varian Delta, 11 juta warga Wuhan testing Covid-19. Sebanyak 11 juta orang di Wuhan, Provinsi Hubei, China dilaporkan telah menyelesaikan pengujian atau testing Covid-19. Hal tersebut dilakukan setelah munculnya varian terbaru virus corona Delta di sejumlah negara.

Kendati belum ada laporan signifikan terkait warga yang terpapar varian Delta di Wuhan, akan tetapi secara responsif pemerintah di Negeri Panda itu melakukan testing masif dengan melibatkan belasan juta penduduk di sana.

Testing ini juga ditargetkan pada seluruh warganya, kecuali anak-anak di bawah usia enam tahun dan siswa pada liburan musim panas mereka.

Baca Juga: Terawan Sebut Pengguna Vaksin Nusantara Tidak Perlu Booster, Netizen: Lawannya Politik Susah Pak

“Wuhan mencatat 37 kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal (transmisi) dan menemukan 41 pembawa asimptomatik lokal dalam putaran pengujian massal terbaru,” ungkap Pejabat Senior Wuhan Li Tao, seperti dikutip AFP via rri.co.id, Senin 9 Agustus 2021.

Selain itu, pejabat kota juga mengumumkan tujuh infeksi menular lokal telah ditemukan di antara pekerja migran di Wuhan. Bahkan, memecahkan rekor selama setahun tanpa kasus domestik setelah menekan wabah awal dengan penguncian wilayah atau lockdown yang belum pernah terjadi sebelumnya pada awal 2020 lalu.

Pihak berwenang setempat juga mengatakan, jika mereka dengan cepat memobilisasi lebih 28 ribu petugas kesehatan di sekitar 2.800 lokasi untuk kampanye pengujian Covid-19.

Baca Juga: Omicron BA 4 dan BA 5 Beredar di Indonesia, Kemenkes: Mungkin Pertengahan Juli

Sebelumnya diketahui, China berhasil menurunkan kasus virus corona domestik menjadi hampir nol setelah virus corona pertama kali muncul di kota itu pada akhir 2019.

Pencegahan penyebaran virus corona memungkinkan ekonomi China untuk pulih dengan kehidupan sebagian besar masyarakat kembali normal.

Kendati demikian, dengan merebaknya varian Delta di berbagai negara dunia dan China sendiri, telah ‘merusak’ rekor pencapaian itu. Pasalnya, varian Delta yang menyebar cepat mencapai puluhan kota setelah menginfeksi petugas kebersihan bandara di Nanjing.

Hal itu pulalah yang diklaim sebagai pemicu rantai kasus yang telah dilaporkan di seluruh negeri.

Baca Juga: Warga Shanghai Rayakan Aturan Pencabutan Lockdown, Petugas Keamanan Berteriak : Pulanglah ke Rumah, Minta Warga Hindari COVID-19

Oleh karena itu, sejak saat itu China membatasi mobilitas penduduk di seluruh kota untuk tetap tinggal di rumah mereka, memutus jaringan transportasi domestik, dan meluncurkan pengujian massal saat memerangi wabah yang terbesar dalam beberapa bulan ini.