Terkini, Jakarta – Pertalite menjadi salah satu jenis bahan bakar yang sering digunakan untuk kendaraan. Namun, ada juga beberapa kendaraan yang mengharuskan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi tanpa timbal. Salah satunya adalah dengan menggunakan pertamax.
Maka, dapat diambil kesimpulan bahwa mesin telah dirancang dengan jenis bahan bakar yang sesuai agar bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja optimal. Namun, dalam waktu yang terdesak, terkadang kita mengisi tangki dengan jenis BBM yang berbeda.
Lantas, bagaimana dampaknya terhadap mesin motor jika terlalu sering melakukan pergantian bahan bakar? Apakah hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada mesin?
Mengutip dari situs resmi Astra Motor, astramotor.co.id, Selasa 12 Juni 2024, disebutkan sejumlah dampak yang ditimbulkan apabila pengendara aweunf menggonta-ganti Bahan Bakar Minyak (BBM) sepeda motor Anda. Apa saja?
Dampak pada Kinerja Mesin Sepeda Motor
Sebagaimana diketahui bahwa ada dua jenis bahan bakar yang sering digunakan oleh sepeda motor yakni pertalite dan pertamax.
- Air Mata Haru Dahlia Didepan Wasev TNI AD, Rumah Baru Penuh Makna, Suami Merantau di Kalimantan
- Warga Tolak Keputusan Menkeu Soal PSEL Tetap di Tamalanrea, demi Lingkungan dan Kesehatan
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
Keduanya memiliki perbedaan pada kandungan nilai oktannya. Semakin tinggi angka oktan sebuah bahan bakar, maka semakin mahal pula harganya. Dalam sebuah pertalite mengandung oktan 90 sedangkan pada pertamax memiliki oktan 92.
Beberapa orang tentu pernah mencoba mengisi tangki sepeda motornya dengan pertamax. Walaupun mesinnya tidak digunakan khusus untuk bahan bakar tersebut. Dengan alasan mereka ingin memberikan yang terbaik untuk kendaraan kesayangannya.
Padahal kenyataannya, penggunaan bahan bakar beroktan tinggi tak selalu menghasilkan tenaga yang lebih mantap.
Perlu diketahui, bahwa setiap jenis mesin sepeda motor memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.
Dalam situs tersebut, sebuah komentar dari Andreas Schaefer, peneliti asal Jerman, yang mengatakan bahwa penggantian ataupun pencampuran jenis BBM dalam kurun waktu yang cukup singkat tidak akan memiliki dampak maksimal terhadap kinerja mesin sepeda motor.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
