Danny Pomanto Bilang Ma’ruf Amin Menang Total Saat Debat Lawan Sandi

Terkini.id, Makassar – Dewan Pembina Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengaku kagum melihat penampilan Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin pada debat ketiga.

Danny menilai, pendamping Jokowi itu tampil maksimal dengan penguasaan lima topik debat.

“Penguasaan secara lima dimensi terlihat betul, sehingga kami bangga dengan dukungan sederhana seperti ini. Paling tidak kita bisa memberikan simbol dukungan yang jelas dari Makassar,” kata Danny.

Bahkan ia menilai Ma’ruf Amin lebih unggul dari Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno.

“Menang total pak Ma’ruf Amin, kita bisa lihat, pak Ma’ruf malah membenarkan atau memperkuat apa yang Sandiaga tidak tahu,” pungkasnya.

Saat menggelar nonton bareng di kediamannya, Jalan Amirullah Makassar, Danny bersama tim dan relawan Jokowi-Ma’ruf mengenakan gamis, kopiah, dan sarung. Busana yang identik dengan ciri khas Ma’ruf Amin.

“Ini cara kita mencintai ulama, kita ingin mengusung simbol-simbol ulama, dan malam hari ini ulama kita, calon wakil presiden kita pak Ma’ruf sangat luar biasa,” tegas Danny.

Penonton Debat Cawapres Pakai Sarung

Pendukung Jokowi-Amin menggelar nonton bareng (Nobar) debat Cawapres di rumah pribadi Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, Minggu 17 Maret 2019.

Uniknya, ratusan peserta Nobar kompak memakai sarung dan baju koko berwarna putih. Busana yang identik dengan ciri khas Cawapres KH Ma’ruf Amin.

Tema debat Cawapres yang disiarkan langsung oleh stasiun TV malam ini mengangkat tema seputar kesehatan, pendidikan, budaya, dan ketenagakerjaan.

KH Ma’ruf Amin dalam pemaparan visi misi mengungkapkan, kunci memajukan Indonesia ada pada manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlak mulia.

“Jokowi-JK telah banyak melakukan hal. Tapi kerja belum selesai,” kata Amin.

Amin mengatakan, akan melanjutkan semua kerja dan usaha pemerintahan sebelumnya. Membangun dan melindungi rakyat Indonesia agar lebih sejahtera dan maslahat.

“Sesuai dengan prinsip kaidah fiqih. Pemimpin harus membangun kemaslahatan untuk rakyatnya,” ujar Amin.

Pada bidang kesehatan, Amin mengaku akan melanjutkan program JKN. Sementara pendidikan, Amin berjanji akan menyediakan beasiswa mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Kepada anak-anakku di seluruh Indonesia. Kalian jangan takut bermimpi. Kalian tidak boleh berhenti bercita-cita,” kata Amin.

Berita Terkait