Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto memastikan akan membongkar kasus mark up bantuan sosial yang ditengarai jadi lumbung korupsi.
Danny, sapaannya mengatakan tidak akan membiarkan masyarakat melarat sementara para penjahat bebas berkeliaran memangsa uang rakyat.
“Saya pastikan akan bongkar kasus mark up bantuan sosial di Makassar, saya tidak akan diam melihat masyarakat menderita,” kata Danny, Senin, 25 Januari 2021.
Danny menyebut hal semacam itu adalah pelanggaran kemanusiaan. Saat ini, kata dia, masyarakat sangat terpukul dengan adanya pandemi Covid-19.
“Jangan hanya memperkaya diri sementara rakyat menderita,” jelasnya.
- Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Madani Parmusi
- Pemkot Makassar dan PMM Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Pengemudi Ojol
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Ringkus 3 Warga Ka'nea Terkait Kasus Pengeroyokan
- Satresnarkoba Polres Jeneponto Ungkap Penyalahgunaan Sabu, Tiga Pelaku Ditangkap, Diantaranya Oknum Kades
- Wali Kota dan Ketua TP PKK Makassar Sambangi Pulau Terluar, Salurkan Sembako dan Genset
Selain itu, Danny mengatakan juga mengincar birokrasi yang program kerjanya hanya memperkaya diri.
“Itu yang mau kita bersihkan, pejabat rusak dan yang merusak pemerintahan sehingga kehilangan kepercayaan,” ungkapnya.
Camat dan lurah pun tak luput dari perhatian, Danny mengatakan bila mereka kerap memberatkan masyarakat ihwal pelayanan di tengah pandemi akan dievaluasi. Terlebih, kata Danny, bila ikut bermain politik praktis di Pilkada 2020.
“Begitu pun dengan camat dan lurah yang tidak netral, kita sudah punya datanya,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
