Sebelumnya, Kepala Balai Kereta Api Sulsel Andi Amanna Gappa mengungkapkan persoalan ini perlu didiskusikan lanjut agar tidak menjadi kendala dalam lanjutan pembangunan KA Makassar.
Bila menggunakan jalur layang di Makassar, anggaran akan bertambah, di mana jika dengan sistem at grade akan menelan anggaran Rp20-30 miliar per kilometernya.
Namun bila menggunakan sistem elevated track akan menelan anggaran hingga sekitar Rp300 miliar.
“Perlu menjadi pertimbangan, kekuatan anggaran APBN sekarang karena kondisi pandemik dan lain-lain.” tutur dia.
Ia pun meminta Wali Kota Makassar menyampaikan keinginannya tersebut kepada Menteri Perhubungan secara langsung.
- Dari Pendidikan hingga Infrastruktur, Wali Kota Appi Pastikan Perhatian Pemkot Menjangkau Wilayah Kepulauan
- Wali Kota Munafri Sebut Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan dan Investasi Makassar
- Pemkot Makassar Uji Coba Pete-pete Laut untuk Layani Masyarakat Kepulauan
- Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Wali Kota Makassar Dorong Kerukunan dan Pembinaan Karakter
- Hadiri Celebration Bosowa School, Munafri Tekankan Pentingnya Adab dan Akhlak dalam Pendidikan
“Kami dari Balai hanya melaksanakan Dokumen Perencanaan yang sudah ada sebelumnya,” tandas dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
