Danny Sebut Maju Kembali Karena Banyak Keluhan Warga Makassar

Danny Sebut Maju Kembali Karena Banyak Keluhan Warga Makassar

K
EP
Kamsah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengungkapkan jika saat ini dirinya banyak mendapat keluhan dari warga. 

Hal itu menyoal hal mendasar, seperti kebersihan ataupun soal kinerja pemerintah kota yang tidak baik. 

Utamanya saat masa pandemi Covid-19, banyak warga yang membutuhkan bantuan untuk hidup lebih baik.

“Saya maju karena lihat masyarakat yang tidak dipedulikan. Covid-19 tidak ada pendampingan ke warga jadinya warga tidak terurus baik,”bebernya.

“Insya Allah jika ADAMA menang semuanya akan kita benahi. Seperti RT/RW, Pemandi Jenazah, Imam masjid, dan guru sekolah akan kami kembalikan semua,” kata Danny Pomanto, Rabu, 21 Oktober 2020.

Baca Juga

Dia mengatakan keinginannya maju bersama Fatmawati Rusdi di Pilkada Makassar karena semua untuk rakyat. 

Pria berkacamata ini mengaku bahwa ia kerap dihina lawan politiknya namun itu dianggapnya sebagai hal biasa. Namun ketika rakyat yang disakiti dirinya mengaku tidak rela.

“Itulah saya putuskan untuk maju lagi. Aku datang untuk makassar (Adama) saya dibuli orang saya tidak peduli tapi kalau rakyat disakiti saya tidak rela,” ungkapnya.

Sementara salah satu warga di Jalan Yos Sudarso, Edy, mengakui jika kinerja sosok Danny Pomanto telah terbukti dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Misalnya, kata dia, drainase saat Danny Pomanto menjabat Wali Kota Makassar semua bersih karena selalu dikeruk. Jadi meski hujan deras air mengalir lancar didrainase.

“Saya harap janganki percaya janji-janji saja. Kita lihat siapa yang peduli saat selokan belum pernah digali, bahwa saat Pak Danny Pomanto Wali Kota Makassar selokan bersih dan lancar aliran airnya karena selalu digali sama satgas drainase,” kata dia.

Bahkan, kata Edy, adanya calon yang yang kerap menjanji warga dengan tidak realistis, tentu warga bisa lebih cerdas dalam menentukan sikap.

“Cerita kosong itu kalau ada yang janji RT/RW dengan insentif sampai 50jt. Bagaimana caranya nah utangnya saja banyak. Makanya kita lebih pilih program yang jelas seperti programnya ADAMA,” ungkapnya.

Dia menambahkan di zaman Danny Pomanto RT/RW bisa dapat kartu BPJS Ketenangakerjaan.

“Di zamannya Pak Danny  RTRW dapat BPJS Ketenagakerjaan bahkan manfaatnya dirasakan sampai sekarang, itu semua karena jasanya Pak Danny,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.