Terkini, Makassar – Di tengah dinamika birokrasi yang sering dianggap kaku dan administratif, nama Muhammad Roem justru dikenal sebagai sosok yang membawa pendekatan berbeda.
Baginya, pemerintah bukan sekadar pembuat kebijakan, melainkan jembatan yang menghubungkan banyak pihak untuk bergerak bersama membangun kota.
Pemikiran itu yang kemudian mengantarnya meraih Emerging Leader Award dalam ajang Australian Alumni Awards South Sulawesi 2026 di Makassar.
Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi pribadi, tetapi pengakuan atas gagasan kolaborasi yang selama ini ia bangun antara Makassar dan Australia.
Perjalanan Roem tidak lahir dari ruang kerja semata. Saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Makassar pada periode 2021–2025, ia banyak turun langsung melihat potensi masyarakat.
- Pakai Garuda dan Saudia Airlines, Tazkiyah Berangkatkan 217 Jemaah Haji Khusus pada 3 Mei
- Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis
- Celebes Padel Hub Resmi Dibuka di Summarecon Mutiara Makassar
- Asesmen BAN-PT di Unismuh Makassar, Rektor Tegaskan Transformasi dan Internasionalisasi
- Indibiz KTI Gelar Join Talks Spesial Kartini, Bahas Ekspresi Diri Perempuan
Ia percaya pariwisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang manusia, budaya, dan ekonomi lokal yang tumbuh bersama.

Salah satu langkah yang banyak dikenal adalah pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Kampung Wisata Lakkang menjadi contoh bagaimana pariwisata bisa tumbuh dari partisipasi warga, bukan sekadar proyek pemerintah.
Dari sana, konsep pariwisata berbasis komunitas mulai berkembang dan menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata Makassar.
Ketika pandemi COVID-19 melanda dan sektor pariwisata hampir berhenti total, Roem justru mendorong pendekatan baru seperti community-based tourism dan wellness tourism.
Ia melihat pariwisata harus beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat, bukan hanya bergantung pada pola lama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
