Debat Kedua Pilkada Makassar, KPU Larang Pendukung Paslon Nonton Bareng

Terkini.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar memastikan acara debat kandidat Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar putaran ke-2 bakal kembali terulang di Jakarta. 

Kendati begitu, KPU belum menyebutkan jadwal resminya. 

Sebelum debat berlangsung, Komisioner KPU Makassar Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari, meminta masing-masing pasangan calon untuk memberi jaminan tak membawa massa ke lokasi debat.

Selain itu, meminta masing-masing kandidat mengimbau pendukungnya untuk tidak melakukan nonton bareng.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Selain menjalankan protokol Covid-19, itu juga untuk menghindari konflik antar pendukung. Jadi disarankan untuk duduk manis di rumah,” kata Endang, Senin, 16 November 2020.

Baca Juga: Gubernur Anies Baswedan Beberkan 3 Upaya Antisipasi Musim Hujan

Adapun tema debat publik yakni, reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan, dan ekonomi.

Endang mengatakan, sejak awal KPU sudah bertekad di Jakarta dan debat kedua ini dikuatkan dengan rekomendasi pihak kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Kota Makassar dan pihak Bawaslu Makassar selaku mitra kerja KPU.

“Jadi dua lembaga itu yang menguatkan,” ungkap Endang.

Baca Juga: Pilkada 2020: Ketua KPU Makassar: Partisipasi Pemilu Paling Tinggi Sepanjang...

Endang mengatakan, sebelum debat, KPU bakal menyurat ke Polda Metro Jaya untuk melakukan pengamanan ganda.

“Di lokasi debat, pihak KPU akan koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menurunkan personel untuk melakukan penanaman ganda,” ungkapnya.

Selain itu pihak KPU juga sudah menyiapkan tim untuk mensterilkan lokasi debat. 

“Yang boleh masuk dari tim Paslon hanya empat orang. Kandidat, LO, dan Ketua Tim Pemenangan. Bawaslu dua orang, pihak KPU, Kru TV, dan panelis,” tuturnya.

Endang pun mengimbau masing-masing pendukung calon untuk tetap menjaga protokol Covid-19 dan Pilkada tetap berjalan aman, damai dan tertib.

“Mari menciptakan Pilkada yang damai di Makassar,” pungkasnya.

Bagikan