Deklarasi di Atas Laut Losari, Pasangan ADAMA Hadir Sebagai Solusi Untuk Makassar

Deklarasi di Atas Laut Losari, Pasangan ADAMA Hadir Sebagai Solusi Untuk Makassar

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Tabuhan gendang yang berasal dari perahu Jolloro dan Katingting menandai perjalanan deklarasi Moh Ramdan “Danny” Pomanto – Fatmawaty Rusdy di laut Losari, Kamis, 3 September 2020.

Matahari sebentar lagi akan tenggelam, dan 200 perahu terus melaju mengawal Kapal Pinisi yang ditumpangi Danny-Fatma menuju utara Losari.

Iring-iringan perahu tersebut menggema bersama riung angin sore yang sejuk, tampak bendera partai Gerindra, NasDem, Gelora, dan Bulan Bintang berkibar di atas laut yang tenang.

“Seluruh rakyat Makassar dari seluruh kalangan. Di atas Kapal Pinisi saya mendeklarasikan diri sebagai simbol pelibatan masyarakat,” kata Danny di atas Kapal Pinisi, Kamis, 3 September 2020.

Danny, sapaannya, menegaskan bahwa di atas Kapal Pinisi dirinya memohon dia restu terhadap seluruh rakyat Makassar.

Baca Juga

“Izinkan saya ‘mappatabe’ dihadapan seluruh rakyat Makassar. Kota Makassar dihuni masyarakat yang cerdas. Kita akan memenangkan Pilkada, ADAMA untuk Makassar dua kali tambah lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, slogan Makassar dua kali tambah lebih baik adalah kinerja dan capaian yang terukur. Kota Makassar saat ini, kata Danny, membutuhkan pelayanan standar dunia.

“Kami hadir menawarkan sistem sombere dan smart city. Sistem yang mampu diakses semua kalangan tanpa terkecuali,” kata dia.

Selain itu, Danny mengatakan era industri 4.0 sangat dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu, Ia menyampaikan visi-misinya untuk melakukan percepatan terhadap Kota Makassar menuju kota dunia.

“Ada pepatah yang mengatakan satu bukti lebih baik dari 100 janji,” pungkasnya.

Sementara, Fatmawaty Rusdy mengatakan siap mendampingi Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menuju kota dunia yang inovatif dan inklusif.

“Di tengah pandemi saat ini, warga rindu dengan sosok Pak Danny,” paparnya.

Fatma mengatakan, pihaknya memiliki perhatian khusus terhadap hak-hak perempuan. Ia mengatakan perempuanlah yang menentukan masa depan anak-anak.

“Kesetaraan gender tak lagi menjadi wacana, hanya perempuan yang mengerti hak perempuan sepenuhnya. Itu tugas saya yang tak perlu ditawar lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Fatma juga mengutip pepatah Bugis yang melegenda di kalangan orang Bugis-Makassar.

”Resopa temmangingngi, malomo naletei pammase dewata (Hanya dengan kerja keras dan ketekunan maka akan mudah mendapatkan ridho oleh Tuhan),” pungkas Fatma yang lansung disambut tepukan riuh.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.